Natal dan Tahun Baru, 12 Ribu Kendaraan Keluar Tol Brebes Timur

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Libur Natal dan Tahun Baru 2018, kepadatan arus lalu lintas mulai terjadi di Brebes Timur, 22 Desember 2017. TEMPO/Muhammad Irsyam Faiz

    Libur Natal dan Tahun Baru 2018, kepadatan arus lalu lintas mulai terjadi di Brebes Timur, 22 Desember 2017. TEMPO/Muhammad Irsyam Faiz

    TEMPO.CO, Brebes - Arus lalu lintas di Brebes meningkat tajam menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2018. Berdasarkan data dari petugas gerbang Tol Brebes Timur jumlah kendaraan yang keluar dari tol tersebut mencapai hampir 12 ribu unit kendaraan.

    Pantauan Tempo pada Jumat 22 Desember 2017 dari pagi hingga sore, arus lalu lintas di Brebes Timur hingga Jalur Pantura macet. Ribuan kendaraan memadati jalur tersebut dari Brebes Timur menuju Kota Tegal. Kendaraan didominasi oleh mobil pribadi dan kendaraan umun seperti bus. 

    Kepadatan arus  di pintu keluar Tol Brebes Timur ini membuat kepolisian menerapkan sistem contra flow atau lawan arus di Jalur Pantura. Kendaraan dari Brebes menuju Kota Tegal menggunakan tiga lajur. Sebaliknya kendaraan menuju Brebes menggunakan satu lajur. Sistem inu efektif mengurai kepadatan lalu lintas.

    Berdasarkan data yang diterima Tempo dari petugas gerbang Tol Brebes Timur jumlah kendaraan yang keluar mencapau 11.950 unit kendaraan. Jumlah itu berdasarkan perhitungan dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 WIB. 

    Kapolres Brebes AKBP Sugiarto menyatakan peningkatan arus lalu lintas hari ini meningkat 100 persen dibanding hari biasanya. "Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada malam ini hingga besok pagi," jelas Sugiarto.

    Hingga Jumat malam, arus lalu lintas baik di tol maupun di Jalur Pantura terpantau ramai lancar. Rekayasa lalu lintas dengan pola 3:1 sudah tidak diberlakukan lagi pada libur Natal dan Tahun Baru 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.