Marsekal Hadi Anulir Mutasi Perwira TNI, JK: Itu Masalah Internal

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi keterangan pers di Kantor Wapres, 19 Desember 2017. Tempo/Amirullah Suhada.

    Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi keterangan pers di Kantor Wapres, 19 Desember 2017. Tempo/Amirullah Suhada.

    TEMPO.CO, Jakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK enggan mengomentari keputusan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menganulir mutasi 16 perwira tinggi oleh Panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo.

    "Itu urusan internal TNI-lah," ujar JK usai penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golongan Karya di Jakarta Convention Center, Rabu, 20 Desember 2017.

    Baca: Penjelasan Hadi Tjahjanto Soal Pembatalan Mutasi 16 Pati TNI

    Sebagaimana diketahui, sebelum digantikan oleh Hadi, Gatot melakukan mutasi besar-besaran di internal TNI. Gatot memutasi 85 perwira tinggi TNI dengan nomor SKEP Kep/982/XII/2017 tertanggal 4 Desember 2017. Mutasi itu diteken Gatot berdekatan waktunya dengan pergantian Panglima TNI.

    Setelah pucuk pimpinan tentara berganti, Marsekal Hadi menganulir keputusan mutasi tersebut. Namun, tidak keseluruhan perwira yang dimutasi Gatot dia anulir, melainkan hanya kepada 16 perwira tinggi.

    Simak: Pengamat: Keputusan Hadi Tjahjanto Menganulir Mutasi Pati Tepat

    Hal itu tertuang dalam telegram Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI. Telegram tersebut dikeluarkan serta ditandatangani Hadi pada Selasa kemarin, 19 Desember 2017.

    JK yakin keputusan Marsekal Hadi menganulir mutasi tersebut tidak menimbulkan kegaduhan di internal TNI. Sebab, kata JK, prajurit TNI memiliki disiplin kuat sehingga tidak mudah berkonflik hanya karena perkara mutasi. "Tergantung panglimanya juga," kata JK.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komponen Lokal Mobil Esemka Bima, Mesin Masih Impor dari Cina

    Mobil Esemka Bima 1.2 dan Bima 1.3. adalah dua model pikap yang diluncurkan oleh PT Solo Manufaktur Kreasi pada Jumat, 6 September 2019.