JK Ungkap Dua Kehebatan Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, 10 November 2017. TEMPO/Subekti

    Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, 10 November 2017. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkap kehebatan Presiden Joko Widodo yang ia lihat selama mendampingi Jokowi memimpin pemerintahan. Menurut JK, Jokowi punya kemampuan mengunjungi pelosok negeri.

    "Salah satu yang membedakan dari Jokowi adalah keberanian dan kekuatan untuk mengunjungi semua pelosok bangsa ini," kata JK di Rakernas IV Partai Nasdem, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 16 November 2017. JK mengatakan itu saat ditanya peserta Rakernas soal kehebatan Jokowi sehingga layak didukung.

    Baca juga: Soal Terbitnya Perpu Ormas, Jokowi: Saya yang Bertanggung Jawab

    JK mengatakan kekuatan Jokowi mengunjungi berbagai pelosok negeri itu menjadi hal yang membedakan dengan presiden-presiden lainnya selama dia ada di kabinet. JK mengatakan dirinya telah bekerja di bawah empat orang presiden, yakni Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Jokowi.

    Jokowi, kata JK, kerap mengunjungi pelosok negeri, bahkan hingga kabupaten atau kecamatan. Bahkan, Jokowi mengunjungi Papua setiap tiga bulan sekali. "Saya sekali setahun belum tentu," kata JK. Kunjungan ke pelosok-pelosok itu, kata JK, membuat Jokowi bisa mengetahui persoalan dengan detil.

    Baca juga: Jokowi Naik Motor Trail Jajal Jalan Trans Papua

    JK juga mengungkap kekuatan Jokowi yang lainnya, yaitu gaya hidup sederhana. "Itulah yang memberi kekuatan," ujar JK.

    Karena itu, JK menghargai jika Nasdem mendukung Jokowi untuk Pilpres 2019. Keputusan partai pimpinan Surya Paloh mencalonkan Jokowi di Pilpres 2019 dianggap sebagai keputusan yang arif.

    Infografis: Megaproyek Infrastruktur Sejak Era SBY sampai Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.