Surya Paloh Minta Khofifah Segera Mundur sebagai Menteri Sosial

Reporter

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Bupati Trenggalek Emil Dardak (kanan) berfoto bersama di DPP Golkar, Jakarta, 22 November 2017. DPP Partai Golkar resmi menunjuk keduanya untuk maju di Pilgub Jawa Timur 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Palangka Raya - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh meminta calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa segera mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial.

"Saya pikir Khofifah akan melakukan itu," kata Paloh, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu, 3 Desember 2017.

Baca: Khofifah Izin Maju Pilgub Jatim, JK: Presiden Tak Bisa Melarang

Khofifah bersama Bupati Trenggalek Emil Dardak dipastikan akan maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 2018 (Pilgub Jatim 2018). Nasdem merupakan salah satu dari partai-partai yang sudah secara resmi mendukung pencalonan Khofifah.

Surya Paloh menyarankan agar Khofifah tidak mengambil cuti tetapi mengundurkan diri dari jajaran Kabinet Kerja Joko Widodo - Jusuf Kalla. Menurut Paloh, Khofifah lebih beretika mengundurkan diri ketimbang cuti sebagai menteri meskipun tidak ada aturan seorang menteri harus mengundurkan diri ketika mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyebut surat izin resmi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk maju di pemilihan Gubernur Jawa Timur telah diterima Istana Kepresidenan. "Sudah dikirimkan ke Presiden Joko Widodo, tapi itu surat pribadi. Di cover-nya rahasia pribadi, jadi kami enggak berani utak-atik," ujar Pratikno, Selasa, 28 November 2017.

Baca: Jokowi Sudah Baca Surat Khofifah untuk Maju Pilkada Jatim 2018

Saat dikonfirmasi, Jokowi mengaku telah menerima dan membaca surat dari Khofifah. Namun, ia belum bisa mengambil keputusan apa pun sebelum bertemu dengan menterinya tersebut.

"Belum ketemu. Ketemu dulu. Suratnya ada. Ketemu, berbicara, baru saya memutuskan, baru bisa ngomong," ucap Jokowi setelah menghadiri hari ulang tahun Korpri di Silang Monas, Jakarta, Rabu, 29 November 2017.

Adapun Wakil Presiden Jusuf Kalla menyarankan agar Khofifah mengundurkan diri sebagai menteri dan fokus dalam pencalonannya. Apalagi, kata dia, tugas sebagai Menteri Sosial sangat penting karena berurusan dengan masyarakat. "Kalau sibuk kampanye, bagaimana caranya." kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 28 November 2017.

JK, yang juga menjabat Ketua Muslimat Nahlatul Ulama, menilai pengunduran diri Khofifah juga demi kepentigannya sendiri dalam pilkada. Sebab, untuk menghadapi pilkada membutuhkan waktu intensif sekiyat 7-8 bulan untuk kampanye.

Jika tidak mengundurkan diri, tentu akan sulit bagi Khofifah menjalani peran sebagai Menteri Sosial dan kampanye.

ANTARA | ISTMAN MP






Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

3 hari lalu

Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

Pendukung Anies Baswedan menilai langkah Presiden Jokowi mendukung Prabowo Subianto tidak layak.


Anies Siap Maju Capres, NasDem: Proses Penentuan Capres Masih Panjang

6 hari lalu

Anies Siap Maju Capres, NasDem: Proses Penentuan Capres Masih Panjang

Sekjen NasDem Johnny Gerrad Plate mengatakan partainya belum mengerucutkan satu nama capres meski Anies Baswedan sudah menyatakan kesiapannya.


Soal Anies Baswedan Siap Maju Capres, Sekjen Nasdem : Sekedar Calon Gampang, Bisa Menang Gak?

6 hari lalu

Soal Anies Baswedan Siap Maju Capres, Sekjen Nasdem : Sekedar Calon Gampang, Bisa Menang Gak?

Sekjen Nasdem Jhonnya G Plate menyatakan partainya tak mau buru-buru memutuskan nama Anies Baswedan sebagai calon presiden mereka.


Soal Foto Surya Paloh dengan Anies Baswedan dan AHY, Ini Kata Nasdem

6 hari lalu

Soal Foto Surya Paloh dengan Anies Baswedan dan AHY, Ini Kata Nasdem

Waketum Nasdem Ahmad Ali menegaskan belum ada kepastian partainya akan mengusung Anies Baswedan dan AHY pada Pilpres 2024


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

6 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

6 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.


Beredar Foto Surya Paloh, Syaikhu, JK Bersama Anies Baswedan dan AHY

6 hari lalu

Beredar Foto Surya Paloh, Syaikhu, JK Bersama Anies Baswedan dan AHY

Anies Baswedan menyatakan siap maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024.


Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

6 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

Anies Baswedan tak menjawab ketika ditanya apakah membahas soal pemilihan presiden (Pilpres) 2024 ketika bertemu 3 pimpinan partai politik.


Khofifah Luncurkan Program Perlindungan Sosial Senilai Rp 257 Miliar

9 hari lalu

Khofifah Luncurkan Program Perlindungan Sosial Senilai Rp 257 Miliar

Program perlindungan sosial ini guna meringankan beban dan membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.


Surya Paloh Sesalkan Penolakan Pendirian Gereja di Cilegon

14 hari lalu

Surya Paloh Sesalkan Penolakan Pendirian Gereja di Cilegon

Surya Paloh mendesak pemerintah Kota Cilegon segera membuka ruang dialog untuk menyelesaikan masalah penolakan pendirian gereja.