Dua Pekan Agenda Nonstop, Jokowi Lelah dan Ingin Istirahat

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menerbangkan pesawat kertas saat prosesi pemberian nama pesawat N219 di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 10 November 2017. Pesawat N219 diberi nama Nurtanio bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo menerbangkan pesawat kertas saat prosesi pemberian nama pesawat N219 di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 10 November 2017. Pesawat N219 diberi nama Nurtanio bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengaku sudah lelah saat berbicara di depan para pengurus Al-Irsyad Al Islamiyah di Istana Bogor, Kamis, 16 November 2017. Kata "lelah" itu jarang terdengar dari mulut Jokowi.

    Namun Presiden bukan lelah dengan posisinya sebagai Presiden Republik Indonesia atau karena situasi politik yang masih gaduh pada tahun ketiga ia memimpin. Ia mengaku lelah secara fisik karena nyaris dua pekan terakhir ini pontang-panting melakukan kunjungan kerja seusai gelaran pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu.

    "Meskipun sebetulnya ada jeda sedikit untuk sedikit bernapas. Sebab, sejak mantu di Solo, saya lari ke Vietnam, lari ke Filipina," ujar Jokowi di Istana Bogor, Kamis, 16 November 2017.

    Baca: Jokowi Minta Korea Utara Hentikan Uji Coba Nuklir

    Presiden Jokowi memang tampak kelelahan hari ini. Matanya lesu, raut wajahnya kusut, suaranya terdengar parau. Ia bahkan mengatakan butuh istirahat.

    Dalam catatan Tempo, selama dua pekan terakhir, Jokowi memang melakukan berbagai kegiatan di dalam dan luar negeri. Pada 6-8 November, ia sibuk menggelar pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution.

    Setelah menggelar pernikahan, Kamis paginya, ia langsung kembali ke Jakarta, bersiap untuk rangkaian agenda berikutnya. Hari berikutnya, 10 November 2017, ia datang ke Taman Makam Pahlawan di Kalibata, Jakarta Selatan, untuk memberikan penghormatan kepada pahlawan-pahlawan Indonesia yang telah gugur sebagai peringatan Hari Pahlawan. Tak lama setelah itu, ia bergeser ke peluncuran perdana pesawat produksi Indonesia terbaru, N219 Nurtanio.

    Baca: Jokowi Titipkan Isu Palestina ke Sekjen PBB Antonio Guterres

    Belum selesai sehari, Presiden langsung terbang lagi. Kali itu, ke luar negeri untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Vietnam dan langsung meluncur ke Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Filipina.

    Rangkaian acara di luar negeri itu selesai pada 15 November 2017. Namun kegiatan Jokowi tak berhenti di situ. Ia lanjut lagi melakukan kunjungan kerja ke Manado, Sumatera Utara. "Paginya, ada acara di Manado, saya sudah berjanji," tuturnya.

    Pada hari yang sama, Jokowi langsung kembali ke Jakarta. Ia memenuhi agenda yang sudah ia janjikan, yaitu menyempatkan membuka Rapat Kerja Partai NasDem di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Presiden Joko Widodo mengaku sudah tidak sabar untuk beristirahat. Akhir pekan, kata ia, akan ia gunakan sebaik-baiknya untuk beristirahat. "Dua hari lagi, ada hari Minggu. Itu saya gunakan untuk sedikit beristirahat, bernapas sedikit. Sehari cukup," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?