JK Yakin Polri Turuti Arahan Jokowi Soal SPDP Pimpinan KPK

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi keterangan di depan wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa, 7 November 2017. Tempo/Amirullah Suhada

TEMPO.CO, Jakarta-Wakil Presiden Jusuf Kalla yakin Badan Reserse Kriminal Polri bersedia mengikuti arahan Presiden Joko Widodo soal dikeluarkannya surat perintah dimulainya penyidikan (SPD) kepada Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Sebab, kata Kalla, arahan presiden adalah arahan tertinggi.

"Ya pasti. Arahan presiden adalah arahan tertinggi, pasti dijalankan," ujar pria yang akrab disapa JK tersebut di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu, 11 November 2017.

Baca: Soal SPDP, Agus Rahardjo: KPK dan Polri Jangan Diadu

Sebelumnya, Agus dan Saut diadukan oleh kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto, Fredrich Yunadi ke Bareskrim dalam perkara pemalsuan surat dan penyalahgunaan wewenang dalam pembuatan surat perpanjangan masa pencegahan ke luar negeri untuk Setya. Namun Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan bahwa status Agus dan Saut dalam SPDP tersebut masih sebagai terlapor.   

Sejumlah laporan menyebutkan pencegahan Setya ke luar negeri diperpanjang sejak 2 Oktober 2017 sampai 2 April 2018 lewat surat yang ditandatangani Ketua KPK, Agus Rahardjo. Pencegahan itu dikeluarkan setelah Setya memenangi gugatan praperadilan atas status tersangka dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP.

Simak: Jokowi Diminta Tegas Soal Ancaman Kriminalisasi Pimpinan KPK

Presiden Jokowi pun meminta agar proses hukum terhadap kedua pimpinan KPK itu berjalan adil. Dengan kata lain, jangan sampai ada tindakan yang tidak berdasarkan bukti atau fakta kuat. Jokowi meminta penyidikan dihentikan apabila tidak ditemukan bukti kuat.

JK mengatakan sependapat dengan Jokowi . Dia mempersilakan Agus dan Saut diproses hukum lebih lanjut apabila memang ada alat bukti. "Kalau memang ada alat bukti silakan. Jangan tanpa bukti," ujarnya.






KPK Sita Rp 1 Miliar Dalam Kasus Suap BPN Riau

9 jam lalu

KPK Sita Rp 1 Miliar Dalam Kasus Suap BPN Riau

KPK telah meningkatkan kasus suap BPN Riau ke tahap penyidikan. Penyidik juga telah menyita uang sebesar Rp 1 miliar.


KPK Lelang Aset Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Termasuk 2 Jetski

11 jam lalu

KPK Lelang Aset Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Termasuk 2 Jetski

KPK melelang sejumlah aset milik mantan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.


KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

1 hari lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

1 hari lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

2 hari lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

2 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

2 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.