Panglima Gatot Nurmantyo Mutasi 91 Pati TNI, Wakil KASAD Diganti

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat mengunjungi Yonkav 7 Sersus Cijantung Jakarta, Selasa, 31 Oktober 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat mengunjungi Yonkav 7 Sersus Cijantung Jakarta, Selasa, 31 Oktober 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memutasi 91 perwira tinggi (pati) di lingkungan tiga matra TNI, yakni TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Mutasi ini dilakukan berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan Panglima Gatot pada 27 Oktober 2017.

    "Rotasi di tubuh TNI merupakan hal yang wajar karena banyak yang pensiun, seperti Wakil KASAD yang saat ini dijabat Letjen TNI Hinsa Siburian dan digantikan Mayjen TNI Tatang Sulaiman dari Pangdam IV/Dip," kata Gatot di Yonkav 7, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa, 31 Oktober 2017.

    Baca: Rotasi di TNI, 36 Perwira Tinggi Naik Pangkat

    Mutasi jabatan ini, ucap Gatot, dilakukan juga untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier perwira tinggi TNI serta mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. "TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat perwira tinggi TNI. Ini akan memotivasi pati untuk bekerja lebih keras," ucapnya.

    Sejumlah pati yang dimutasi antara lain Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Wuryanto yang diangkat menjadi Panglima Komando Militer IV/Diponegoro. Posisi yang ditinggalkan Wuryanto diisi Brigadir Jenderal Mohamad Sabrar Fadhilah dari Kasdam IV/Diponegoro.

    Baca: Brigjen Suhartono Jabat Komandan Paspampres, Ini Pesan Panglima TNI

    Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayor Jenderal Doni Monardo dimutasi menjadi Panglima Kodam III/Siliwangi menggantikan Mayor Henderal M.Herindra. Posisi yang ditinggalkan Doni diisi Mayor Jenderal Suko Pranonto, yang sebelumnya menjabat Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat.

    Mayor Jenderal Wiyarto, yang sebelumnya menjabat Asisten Teritorial Panglima TNI, dimutasi menjadi pati di Markas Besar TNI Angkatan Darat. Posisi yang ditinggalkan Wiyarto diisi Mayor Jenderal Kustanto Widiatmoko, yang sebelumnya menjabat Panglima Kodam V/Brawijaya. Jabatan Panglima Kodam V/Brawijaya akan diisi Mayor Jenderal Arif Rahman dari Gubernur Akademi Militer. Posisi yang ditinggalkan Arif akan diisi Brigadir Jenderal Eko Margiyono dari Kasdam Jaya.

    Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/836/X/2017 tertanggal 27 Oktober 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, ada 91 pati yang dimutasi. Mereka terdiri atas 50 pati jajaran TNI Angkatan Darat, 19 pati jajaran Angkatan Laut, dan 22 pati jajaran Angkatan Udara.

    MOH KHORY ALFARIZI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.