Reaksi Jokowi Saat Iriana Dijadikan Nama Burung

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana memberikan keterangan pers terkait pernikahan anak keduanya Kahiyang Ayu di kediaman pribadi, Sumber, Solo, Jawa Tengah, 17 September 2017. Kahiyang Ayu akan menikah dengan Bobby Nasution pada 8 November 2017. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana memberikan keterangan pers terkait pernikahan anak keduanya Kahiyang Ayu di kediaman pribadi, Sumber, Solo, Jawa Tengah, 17 September 2017. Kahiyang Ayu akan menikah dengan Bobby Nasution pada 8 November 2017. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan diabadikan sebagai nama spesies burung baru yang ditemukan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyebut Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi telah menyepakati itu.

    "Presiden Joko Widodo merespon positif rencana penamaan burung tersebut," ujar Siti di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin, 30 Oktober 2017.

    Baca: Nama Iriana Jokowi Diabadikan Sebagai Nama Burung

    Dalam waktu dekat, nama ilmiah burung tersebut akan dipublikasikan ke publik. Rencananya, burung baru itu akan dinamai Myzomela Irianae.

    Burung tersebut masuk dalam family Meliphagidae dan akan dilindungi menurut Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 dan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Burung itu ditemukan oleh peneliti LIPI atas nama Dewi M. Prawiradilaga.

    Baca: Jokowi Pimpin Rapat Persiapan Pernikahan Kahiyang Ayu di Rumahnya

    Adapun ciri-ciri burung tersebut adalah memiliki bobot 32,23 gram; panjang tubuh 17,2 sentimeter; panjang paruh 1,79 sentimeter; bentangan sayap 1,72 sentimeter; panjang sayap 5,8 sentimeter; panjang ekor 3,7 sentimeter; dan tinggi kaki 1,67 sentimeter.

    Warna paruh burung tersebut hitam, begitu juga dengan kaki, jari, dan dada. Namun, kepala hingga dada atas dan tengkuk berwarna merah darah. Mata burung itu berwarna cokelat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.