Jusuf Kalla Bertemu Gus Solah, Tepis Soal Pilgub Jatim

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla bertamu ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) di sela kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, 29 Oktober 2017. Credit foto Biro Sekretariat Wakil Presiden

    Wakil Presiden Jusuf Kalla bertamu ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) di sela kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, 29 Oktober 2017. Credit foto Biro Sekretariat Wakil Presiden

    TEMPO.CO, JOMBANG -Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga anggota Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar bertemu dengan KH Salahudin Wahid atau Gus Solah di pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Ahad, 29 Oktober 2017. 
    Pertemuan tersebut menimbulkan spekulasi di masyarakat yang mengkaitkan dengan ajang Pemilihan Presiden 2019 atau Pilgub Jatim 2018.

    JK datang ke Tebuireng setelah memberikan pengarahan di pertemuan pemuda lintas agama se-ASEAN dan dunia atau ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) 2017 di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu), Jombang.

    Kalla datang ke Tebuireng dengan didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Timur. Pertemuan JK dan Gus Solah berlangsung singkat. Keduanya membantah jika ada pembicaraan mengenai agenda politik nasional maupun tingkat provinsi.

     BACA:Mataraman dan Tapal Kuda Dinilai Tak Lagi Pengaruhi Pilgub Jatim

    “Saya hanya silaturahmi, beliau (Gus Solah) sahabat lama saya,” kata JK usai bertemu Gus Solah. JK mengatakan ia sengaja mampir ke Tebuireng untuk mengunjungi Gus Solah. Agenda ini merupakan agenda tambahan diluar agenda utama kunjungan JK di AYIC 2017 di Unipdu yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Tebuireng. “Kalau ke Jombang enggak afdol kalau tidak mampir Tebuireng,” ujar JK sambil tersenyum.

     Apakah membahas penguatan dukungan Golkar pada Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jawa Timur 2018? “Oh, tidak, kan sudah (didukung Golkar),” ujar JK. JK mengisyaratkan bahwa dukungan Golkar pada Khofifah di Pilgub Jatim 2018 sudah dinyatakan DPP Partai Golkar meski baru rekomendasi penetapan dan belum sampai rekomendasi pengesahan yang rencananya diumumkan Desember 2017.

    Baca juga: Pilgub Jatim  2018, Khofifah Dinilai Bisa Kuasai Zona Mataraman

    isu politik nasional maupun provinsi. “Beliau hanya cerita tentang kunjungan kerja beliau di beberapa negara,” kata Gus Solah. Menurutnya, hubungannya dengan JK secara pribadi memang dekat. “Saya juga kalau ke Jakarta sering mampir ke kediaman beliau,” kata adik kandung Gus Dur ini.

     Gus Solah merupakan salah satu tokoh dibalik dukungan sejumlah kiai Nahldlatul Ulama (NU) pada Khofifah di Pilgub Jatim 2018 mendatang. Sehingga pertemuan Gus Solah dengan Jusuf Kalla  ini dikaitkan dengan Pilkada Jatim karena mendukung calon yang sama. Selain dari kalangan kiai, Khofifah secara politik juga sudah mengantongi dukungan dari Partai Golkar dan NasDem.

     ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.