Disebut Pengkhianat, Amien Rais: Omongan Pak Try Sutrisno Ngawur

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais mendatangi kediaman pendiri Universitas Bung Karno (UBK), Rachmawati Soekarnoputri, di Jakarta, 17 September 2016. Tempo/Rezki A.

    Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais mendatangi kediaman pendiri Universitas Bung Karno (UBK), Rachmawati Soekarnoputri, di Jakarta, 17 September 2016. Tempo/Rezki A.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais merespons tudingan wakil presiden ke-6 Indonesia Try Sutrisno yang menyebutnya sebagai pengkhianat bangsa. "Omongannya Pak Try itu ngawur yang sengawur-ngawurnya, itu aja," ujar Amien saat ditemui Tempo di sela menghadiri acara nonton bareng film G 30 S PKI dan diskusi Refleksi 62 tahun G 30 S di Masjid Balai Kota Yogyakarta, Sabtu sore, 30 September 2017.

    Try Sutrisno sebelumnya menyampaikan kekecewaannya terhadap Amien Rais karena saat menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat tak konsisten dalam langkah mengamandemen UUD 1945 yang terjadi selama empat kali di eranya menjabat, 1999-2004.

    Baca juga: Amien Rais Sebut Ada PKI Malam, Apa Maksudnya?

    Try Sutrisno kecewa karena amandemen konstitusi membuat MPR sebagai lembaga tinggi negara kehilangan taring. Karena tak berwenang lagi melantik presiden. Try juga menyesalkan amandemen konstitusi itu membuat hilangnya porsi utusan golongan.

    Namun, Amien menilai ia tak perlu jauh berpolemik terkait dengan tudingan Try Sutrisno karena pernyataannya ngawur. "Saya tak perlu memberikan jawaban karena omongannya ngawur," ujarnya. Meski demikian, Amien mengakui pihaknya memang pernah menyambangi Try Sutrisno di kediaman pribadinya.

    Baca juga: Amien Rais Puji Gatot Nurmantyo, Sinyal untuk Pemilu 2019?

    Sayangnya, Amien Rais enggan menjelaskan lebih jauh tentang pertemuan di rumah Try Sutrisno itu terkait dengan polemik amandemen UUD 1945. "Saya memang pernah ke rumahnya Pak Try, itu saja, tapi saya tidak akan menanggapi (tudingan pengkhianat)," ujarnya.

    Baca juga:  Inilah Resep KPK Balas Kekalahan Kasus Setya Novanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Bulan Menjerat Sofyan

    Dugaan keterlibatan Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Sofyan Basir, dalam kasus rasuah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut.