Soal Maju Pilkada Jabar, Deddy Mizwar: Masih Lirik-Lirikan  

Selasa, 21 Maret 2017 | 04:05 WIB
Soal Maju Pilkada Jabar, Deddy Mizwar: Masih Lirik-Lirikan  
Gubernur Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar memainkan wayang golek di pesta rakyat De Syukron di Gedung Sate, Bandung, 23 Oktober 2015. Pesta yang digagas Pemprov ini digelar selama tiga hari ke depan. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengaku belum memutuskan dengan partai mana akan maju dalam pemilihan gubernur Jawa Barat 2018. Pembicaraan juga masih terus dilakukan dengan semua partai politik. “Sekarang ini lirik-lirikan, kaya lagu dangdut,” kata Deddy di Bandung, Senin, 20 Maret 2017.

Baca juga: Jika Berpasangan dengan Ridwan, Deddy: Lawannya Kotak Kosong

Deddy mengatakan belum berniat mendeklarasikan diri untuk maju dalam pemilihan gubernur karena pembicaraan dengan berbagai partai belum tuntas. “Kita lihat saja. Enggak mungkin deklarasi begitu saja,” kata dia.

Dia mengaku membuka diri dengan semua kemungkinan dalam pembicaraan bersama para bakal calon serta partai politik. “Saya enjoy saja. Alami saja berjalan, berdialog, komunikasi. Keputusannya kan ada di partai-partai ini semua. Tiba-tiba terjadi dinamika sangat besar, saya enggak dilirik lagi, atau malah dipelototin, ya, sudah. Sekarang masih lirik-lirikan,” kata Deddy.

Deddy memilih menunggu keputusan partai yang serius mendukungnya. “Kalau didukung artinya mereka punya kepercayaan. Jangan kegeeran kita, enggak ada yang lirik, enggak ada yang pelototin, kepedean, jangan juga begitu,” ujarnya.

Dia juga membuka diri soal posisi. Termasuk menjadi calon wakil gubernur lagi. “Jadi nomor 2 saya siap. Tapi nomor satunya siapa dulu,” ucap Deddy.

Baca juga: Ridwan Kamil Deklarasi Cagub Jabar, Didukung NasDem

Deddy mengaku memilih mengalir. “Mending ikut ketentuan Allah saja. Kalau enggak tercapai, pegel. Kita ikut saja. Sama kaya dulu, tiba-tiba situasi menciptakan seperti ini,” kata dia. Dia ingat saat diminta mendampingi Ahmad Heryawan dalam pemilihan gubernur lalu, yang berlangsung cepat. “Kita enggak cari-cari, Allah pertemukan, termasuk dengan calon-calon. Mudah-mudahan kalau ini menjadi kebaikan buat saya, saya minta dimudahkan. Kalau ini jadi mudarat, Allah jauhkan dari saya sekarang,” tuturnya.

AHMAD FIKRI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan