Penyebab Orang Dayak Terus Suarakan Pembubaran FPI  

Sabtu, 28 Januari 2017 | 18:38 WIB
Penyebab Orang Dayak Terus Suarakan Pembubaran FPI  
Massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan konvoi menuju Polda Metro Jaya melintasi kawasan SCBD Sudirman, Jakarta, 23 Januari 2017. REUTERS/Beawiharta

TEMPO.CO, Banjarmasin -Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional, Yakobus Kumis, terus menyuarakan kecaman keras terhadap pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab.

Menurut Yakobus, sikap arogan Rizieq Syihab dan FPI berpotensi memecah belah keutuhan Negara Kesatuan RI. Sikap arogan FPI yang dimaksud Yakobus seperti melakukan tindakan anarkis, memicu keresahan, dan kerap melawan hukum. 



Baca:
Ditolak di Surabaya, Rizieq Pilih Pergi ke Lombok



“Keberadaan Rizieq Syihab di Indonesia membuat keresahan, menyulut konflik, memicu perpecahan anak bangsa, dan merendahkan wibawa pemerinta. Bubarkan segera FPI!” teriak Yakobus Kumis di sela pengukuhan pengurus Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Selatan periode 2016-2021 di Gedung Mahligai Pancasila, Kota Banjarmasin, Sabtu 28 Januari 2017. 



Menurut Yakobus, masyarakat Dayak tegas menolak segala bentuk upaya faham radikalisme, tindakan provokatif, dan penyebaran kebencian antar anak bangsa di balik bungkus agama. Itu sebabnya, ia mendesak aparat penegak hukum lekas menangkap dan mengadili pihak-pihak yang kedapatan sering berbuat anarkis dan melanggar hak-hak asasi manusia. 

“Tangkap dan adili Habib Rizieq Syihab atas laporan anak-anak bangsa yang masih cinta NKRI,” ujar Yakobus.



DIANANTA P. SUMEDI
Baca juga:
Kedubes Arab Saudi Bantah Raja Salman akan Temui Rizieq 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan