Kuliner Seafood di Sepanjang Batu Kijuk dan Tawun

Rabu, 14 Desember 2016 | 15:40 WIB
Kuliner Seafood di Sepanjang Batu Kijuk dan Tawun
Batu Kijuk dan Tawun berada di pesisir, di mana terdapat gili-gili yang menjadi destinasi wisata.

INFO NASIONAL - Datanglah ke Sekotong, Lombok Barat. Di sepanjang jalan antara Bukit Kijuk dan Tawun, Sekotong, Lombok Barat, Anda akan mendapati jajaran warung yang menyajikan menu olahan dari hasil laut. Ikan bakar sudah pasti tersedia. Dari baronang, ekor kuning, sampai bawal. Perbedaan dengan ikan bakar di tempat lain terdapat pada sambal khas yang dioleskan pada olahan seafood. Pedas-pedas sedap, pastinya.



Olahan cumi-cumi dan udang pun siap disajikan di warung-warung makan sederhana di sepanjang jalan tersebut. Ikan tidak langsung dibakar, tapi diasap-asapkan dengan bara api dari arang batok kelapa terlebih dahulu. Saat akan disantap, baru dibakar kembali.



Ikan, cumi-cumi, dan udang yang terdapat di warung-warung ini masih segar, merupakan hasil tangkapan malam atau pagi sebelumnya. Jadi rasanya akan berbeda dengan ikan-ikan yang sudah lama dibekukan.



Pengunjung bisa memesan makanan dan memilih ikan secara langsung. Besar atau kecil, sesuai dengan selera. Sambil menunggu makanan tiba, duduk di berugak-berugak (semacam pendopo) menghadap laut tentu menyenangkan. Sebab, Batu Kijuk dan Tawun berada di pesisir, di mana terdapat gili-gili yang menjadi destinasi wisata, seperti Gili Nanggu, Tangkong, Sudak, dan Kedis, tepat di depannya. Bahkan, jika ingin snorkeling atau memancing di laut, biasanya warung-warung ini pun menyewakan perahu dan peralatan yang dibutuhkan.



Makanan datang, ada plecing kangkung dan terung sambal, hadir bersama ikan-ikan bakar yang menggoda selera. Menikmati hidangan sembari dibuai angin laut, jangan salahkan jika akan menambah berkali-kali. Di Sekotong, warung-warung makan dengan menu ikan bakar makin menjamur. Syifaiyah, salah seorang pemilik warung makan, merasakan itu. “Dulu yang datang makan di sini kebanyakan para penambang emas, tapi sekarang sudah banyak wisatawan, terlebih pada akhir pekan,” kata perempuan yang menjalankan usahanya bersama keluarga sejak tahun 2000 ini.



Untuk harga relatif terjangkau kocek. Meskipun demikian, antara satu warung dan lainnya harganya bisa berbeda-beda dengan menu yang sama. Agar tak kaget, triknya, sebutkan nilai uang yang kita mau jajankan dan biarkan mereka menyajikannya. Biasanya akan melimpah ruah.



Datanglah ke Sekotong. Tak akan kelaparan, karena warung-warung makan seafood berjejer di sini. Jangankan sepiring oseng-oseng sotong, ikan bakar baronang pun bisa dipesan dan bakal disajikan dalam jumlah banyak. (*) 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan