Polisi Menduga Napi WNA yang Kabur dari LP Kerobokan Masih di RI

Reporter

Salah seorang narapidana asing yang kabur, Sayed Mohammed Said asal India melakukan adegan keluar dari lubang untuk kabur saat rekonstruksi ulang pelarian empat narapidana asing di Lapas Kerobokan, Bali, 13 Juli 2017. Narapina menjalani reka ulang guna mengetahui kaburnya para tahanan sekaligus mencari petunjuk keberadaan dua narapidana yang belum tertangkap. Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Denpasar-Kapolda Bali Inspektur Jenderal Petrus Reinhard Golose menduga narapidana asal Australia Shaun Edward Davidson alias Avidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John, 33 tahun, yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan  Kerobokan Denpasar diduga masih berada di wilayah Indonesia.

Oleh karena itu polisi memfokuskan pencarian di perbatasan wilayah RI dengan Timor Leste. “Masih terus kita kejar,” kata Petrus Golose, Selasa, 22 Agustus 2017 di Denpasar.

Petunjuk yang didapat , kata Petrus, salah-satunya adalah pengakuan saksi yang pernah membelikan tiket pesawat bagi para napi yang lolos. Selain Shaun, ada tiga napi asing lainnya yang kabur pada saat bersamaan.

Baca: Begini Lubang Bawah Tanah yang Dipakai Napi Kerobokan Kabur

Sementara itu satu napi asal Malayasia Tee Kok Kng Bin Tee Kim Sai, 50 tahun, disebut Kapolda telah kabur ke Negeri Jiran. Karena itu polisi berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia agar Tee Kok bisa ditangkap lagi.

Namun, Kapolda mengakui ada kesulitan mengembalikan Tee Kok ke Kerobokan karena Undang-Undang Ekstradisi di Malaysia tidak memungkinkan negara itu mendeportasi warga negaranya sendiri.

Simak: Narapidana WNA Lapas Kerobokan Kabur, Taat Ibadah sampai Pelatih Boxing

Adanya pelarian warga asing dari LP Kerobokan, menurutnya, telah mengubab sistem penanganan warga asing di penjara terbesar di Bali itu. Sebab, identitas pribadi seperti paspor pun kini harus ditahan oleh pihak pengelola LP agar mereka tidak mudah keluar dari Indonesia bila berhasil menerobos keluar dari tahanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat narapidana asing berhasil  kabur dari LP Kerobokan, Denpasar pada Senin, 19 Juni 2017. Selain Shaun dan Tee Kok Kng Bin Tee Kim Sai, dua napi lainnya adalah Dimitar Nikolev Iliev alias Kermi Bin Alm Nikola Ilev, seorang pria, berkewarganegaraan Bulgaria dan  Sayed Mohammed Said, 31 tahun. Nikolev dan Sayed sudah berhasil ditangkap kembali.

Lihat: Seperti Adegan Film, 4 Napi WNA Kabur Lewat Bawah Tanah

Petrus menambahkan untuk meningkatkan keamanan di LP Kerobokan, polisi akan memindahkan 12 orang napi dari kalangan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan narapidana asing dalam kasus narkoba.

Mereka akan dipindahkan ke LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. “Ini untuk memenuhi janji saya bahwa siapapun yang tak bisa ikut menjaga Bali akan saya pindahkan,” ujar Kapolda Bali.

ROFIQI HASAN






Bolehkah Mantan Napi Koruptor Ikut Pileg 2024? Begini Aturannya

23 hari lalu

Bolehkah Mantan Napi Koruptor Ikut Pileg 2024? Begini Aturannya

Pendaftaran Caleg bakal dibuka 1 - 14 Mei 2023. Bolehkah eks napi koruptor mendaftar sebagai Caleg di Pileg 2024?


23 Napi Koruptor Ramai-ramai Bebas Bersyarat, Apa Syaratnya?

25 hari lalu

23 Napi Koruptor Ramai-ramai Bebas Bersyarat, Apa Syaratnya?

Sepanjang September 2022, sebanyak 23 napi koruptor telah bebas bersyarat. Begini syarat narapidana mendapat pembebasan bersyarat.


Pinangki Sirna Malasari Pagi-pagi Lapor Diri, Penjaga Bapas Belum Tahu, Pejabat Bilang Pukul 07.30

27 hari lalu

Pinangki Sirna Malasari Pagi-pagi Lapor Diri, Penjaga Bapas Belum Tahu, Pejabat Bilang Pukul 07.30

Pinangki Sirna Malasari telah melapor ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Selatan tadi pagi.


Ratu Atut Chosiyah Keluar Penjara, Apa Itu Remisi?

27 hari lalu

Ratu Atut Chosiyah Keluar Penjara, Apa Itu Remisi?

Ratu Atut menjadi salah satu koruptor yang mendapat remisi HUT RI ke-77


Bebas Bersyarat Terbagi 2 Golongan, Apa Saja?

28 hari lalu

Bebas Bersyarat Terbagi 2 Golongan, Apa Saja?

Mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari bebas bersyarat keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tangerang


1.028 Tahanan Terima Remisi Hari Anak Nasional 2022

23 Juli 2022

1.028 Tahanan Terima Remisi Hari Anak Nasional 2022

Sebanyak 30 anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak langsung bebas setelah mendapatkan remisi Hari Anak Nasional


Polda Metro Jaya Pastikan Sandal Isi Kabel di Lapas Wanita Tangerang Bukan Bom

30 Juni 2022

Polda Metro Jaya Pastikan Sandal Isi Kabel di Lapas Wanita Tangerang Bukan Bom

Laki-laki pembawa sandal yang sempat diduga bom itu tetap menjalani proses pemeriksaan di Polres Metro Tangerang Kota.


Kemenkumham Bilang Sebagian Besar Lapas Kelebihan Penghuni hingga 3 Kali Lipat

28 Juni 2022

Kemenkumham Bilang Sebagian Besar Lapas Kelebihan Penghuni hingga 3 Kali Lipat

Abdul Aris menyebutkan banyak lembaga permasyarakatan (lapas) besar di Indonesia mengalami kelebihan penghuni hingga lebih dari tiga kali lipat.


Biro HAM Kemenlu Amerika Singgung Kelebihan Kapasitas di Lapas Indonesia

16 April 2022

Biro HAM Kemenlu Amerika Singgung Kelebihan Kapasitas di Lapas Indonesia

Salah satu contoh kasus yang muncul akibat kelebihan kapasitas adalah kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang.


Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kementerian Hukum dan HAM Dibuka, Cek Syaratnya

11 April 2022

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kementerian Hukum dan HAM Dibuka, Cek Syaratnya

Sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM membuka pendaftaran untuk 600 orang. Simak syarat dan kriterianya di sini.