Sekjen Partai Komunis Vietnam ke Jakarta, Menlu: Soal Kenegaraan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Retno Marsudi . NTB Scanpix/Hakon Mosvold Larsen via REUTERS

    Retno Marsudi . NTB Scanpix/Hakon Mosvold Larsen via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia pada pekan ini. Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, kunjungan Sekjen Partai Komunis tersebut adalah kunjungan resmi kenegaraan.

    "Kunjungan ini digunakan untuk merekatkan hubungan bilateral kita dengan Vietnam," kata Retno di Jakarta, Minggu, 20 Agustus 2017.

    Kunjungan Nguyen Phu Trong ke Indonesia dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Selain itu, ia dijadwalkan akan menemui para pimpinan DPR, MPR, dan DPD.

    Baca: Insiden Bendera Terbalik, Menlu Retno Kirim Nota Diplomatik

    Retno menegaskan, kunjungan Sekjen Partai Komunis Vietnam ke Indonesia adalah urusan resmi kenegaraan. Tidak ada hubungannya dengan ideologi negara Vietnam, yaitu komunis.

    "Sekali lagi dealing kita dengan Vietnam adalah urusan kenegaraan. Tidak ada urusannya dengan ideologi," ucap Retno.

    Kunjungan Nguyen ke Indonesia merupakan kunjungan balasan setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Vietnam Vuong Dinh Hue pada Juli 2017. Kunjungan ini juga merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah Vietnam atas kesediaan pemerintah Indonesia untuk menghadiri acara KTT APEC 2017 yang rencananya akan diadakan pada 11-12 November 2017 di Da Nang, Vietnam.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.