Posisi Setya Novanto di DPR, Nurdin Halid: Ada UU yang Mengatur  

Reporter

Ketua DPR Setya Novanto, kembali diperiksa KPK atas dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi yang menyeret pula hakim konstitusi Akil Mochtar dalam Kasus suap ketua MK pada 2014. Setya Novanto diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap, gratifikasi, dan pencucian uang terkait sengketa pemilihan kepala daerah yang bergulir di Mahkamah Konstitusi. Dok.TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, menjadi tersangka dugaan korupsi pengadaan proyek kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan masalah posisi Setya sebagai Ketua DPR tergantung perkembangan yang ada.

"Ada undang-undang yang mengatur, Golkar patuh pada seluruh tatanan yang berlaku. Kita lihat perkembangan yang ada," kata Nurdin soal posisi Setya Novanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Juli 2017.

Baca juga: Setya Novanto Tersangka E-KTP, KPK: Tak Berhubungan dengan Pansus  

Nurdin mengatakan pihaknya menyerahkan masalah ketua umum ini sesuai mekanisme yang berlaku di DPR. Hal ini sebagai antisipasi bila ada desakan dari anggota fraksi agar Setya mundur.

Nurdin mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan soal pengganti Setya di DPR. Menurut dia, Golkar pernah mengalami hal seperti ini saat zaman kepemimpinan Akbar Tanjung. Akbar sempat divonis bersalah dalam Kasus Penyalahgunaan Dana Nonbujeter Bulog sebesar Rp 40 miliar.

"Akbar Tanjung dulu ketua DPR juga jadi tersangka, bahkan ditahan dan sudah (divonis) di pengadilan sampai (memenangkan) kasasi," kata Nurdin.

Menurut dia, pengalaman seperti ini memberi warna tersendiri bagi Golkar dalam menyikapi setiap perkembangan dan proses hukum. "Yang pasti Golkar akan patuh dan ikuti proses hukum, baik DPR, politik, dan KPK," tuturnya.

Pimpinan dan anggota fraksi Partai Golkar saat ini tengah menggelar rapat bersama Nurdin dan Sekretaris Jenderal, Idrus Marham. Menurut Nurdin, rapat kali ini guna menyampaikan penjelasan mengenai posisi dan kondisi Golkar saat ini setelah Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi E-KTP.

AHMAD FAIZ

Video Terkait:
Setya Novanto Jadi Tersangka, Sekjen Golkar Beri Pernyataan








PPP Ungkap Opsi Mekanisme Penentuan Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

5 jam lalu

PPP Ungkap Opsi Mekanisme Penentuan Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

Pertemuan Koalisi Indonesia Bersatu malam ini akan membahas mekanisme pemilihan capres dan cawapres 2024. Ada beberapa opsi.


Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

12 hari lalu

Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

PPP tak mempermasalahkan langkah sejumlah kadernya mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan.


Alasan Novel Baswedan Bela Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo: KPK Jangan untuk Kepentingan Politik

22 hari lalu

Alasan Novel Baswedan Bela Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo: KPK Jangan untuk Kepentingan Politik

Ini alasan eks penyidik KPK Novel Baswedan, mengapa ia bela Anies baswedan dan Ganjar Pranowo. "Hukum tidak boleh untuk manakut-nakuti," katanya.


Membaca Kode Jokowi Soal Capres Saat Pidato di HUT Perindo

22 hari lalu

Membaca Kode Jokowi Soal Capres Saat Pidato di HUT Perindo

Dalam acara ulang tahun Partai Perindo, Jokowi turut berpesan agar tidak terlalu lama mendeklarasikan Capres dan Cawapres.


Relawan Jokowi Kunjungi Partai Golkar, Ketum Projo: Ini Pertemuan Pertama Kali ke Kantor Partai Politik

22 hari lalu

Relawan Jokowi Kunjungi Partai Golkar, Ketum Projo: Ini Pertemuan Pertama Kali ke Kantor Partai Politik

Relawan Jokowi menyatakan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bukan hanya membahas soal calon presiden.


Sidang Korupsi E-KTP, Eks Dirut Perum Percetakan Negara Divonis 4 Tahun Penjara

29 hari lalu

Sidang Korupsi E-KTP, Eks Dirut Perum Percetakan Negara Divonis 4 Tahun Penjara

Eks Dirut Perum Percetakan Negara RI Isnu Edhi Wijaya divonis empat tahun penjara dalam perkara korupsi e-KTP tahun 2011-2013.


KIB Bakal Usung Ganjar Sebagai Capres Jika Tidak Diusung PDIP

31 hari lalu

KIB Bakal Usung Ganjar Sebagai Capres Jika Tidak Diusung PDIP

Bima menjelaskan, partainya telah membuka keran komunikasi informal dengan Ganjar.


Ridwan Kamil Siap Diusung Jadi Cawapres, Akhir Tahun Berlabuh ke Partai

31 hari lalu

Ridwan Kamil Siap Diusung Jadi Cawapres, Akhir Tahun Berlabuh ke Partai

Ridwan Kamil disebut-sebut sedang menjalin komunikasi intensif dengan Partai Golkar.


Ace Hasan Sebut Ridwan Kamil Intens Lakukan Pertemuan dengan Partai Golkar

34 hari lalu

Ace Hasan Sebut Ridwan Kamil Intens Lakukan Pertemuan dengan Partai Golkar

Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa Partai Golkar sudah melakukan pertemuan intens dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil


Airlangga Hartarto Bilang Jokowi Sudah Tahu Nama Capres dari KIB

39 hari lalu

Airlangga Hartarto Bilang Jokowi Sudah Tahu Nama Capres dari KIB

Menurut Airlangga Hartarto, untuk penentuan capres-cawapres, KIB selalu berkonsultasi dengan Jokowi.