Seluruh Rumah Sakit di Jabar Harus Terakreditasi pada 2019  

Seluruh Rumah Sakit di Jabar Harus Terakreditasi pada 2019

INFO JABAR  Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, akreditasi rumah sakit merupakan  upaya untuk memperbaiki pelayanan kesehatan. Gubernur pun meminta Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Dodo Suhendar, untuk memimpin proses akreditasi ini.

“Mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan secara bertahap di tahun 2017, 2018, hingga seluruhnya. Sehingga sebelum ayam berkokok di bulan Januari 2019, seluruh Rumah Sakit Jawa Barat sudah terakreditasi,” kata Gubernur pada gala diner bersama para pejabat Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Wilayah Provinsi Jawa Barat, serta para direktur rumah sakit se-Jawa Barat di  Gedung Sate Bandung, Senin malam, 10 Juli 2017.

Sampai dengan Juni 2017, jumlah rumah sakit di Jawa Barat  sebanyak 328 unit. Dengan rincian  Rumah Sakit Pemerintah sebanyak 70 unit (21,34 persen)  RS Vertikal 5 unit (1,53 persen), RS Khusus Pemerintah 5 unit (1,53 persen), RS BUMN 3 unit (0.91persen). Sementara Rumah Sakit Swasta tsebanyak 258 unit (78,66 persen).

Berdasarkan klasifikasinnya,   RS Kelas A sebanyak 9 unit, seperti RSUP Hasan Sadikin, RSU Santosa Hospital Central Bandung, RSP dr. m. Goenawan Partowidigdo Bogor, RS Jiwa dr. h. Marzoeki Mahdi Bogor, RS Paru dr.h.a Rotinsuli Bandung, RS Mata Cicendo Bandung, RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, RSK Gigi dan Mulut Unpad Bandung, dan RSIA Melinda Hospital Bandung.

RS Kelas B sebanyak 54 unit, RS Kelas C 160 unit, dan RS Kelas D sebanyak 58 unit.  Masih ada 47 unit RS dalam proses/ belum penetapan klasifikasi rumah sakit.

“Berdasarkan status kelulusan akreditasi RS, dari 328 RS yang ada di Jawa Barat, baru 94 RS (28,persen) terakreditasi dan ada 234 RS (71,3 persen) dalam proses atau belum akreditasi,” katanya Ahmad Heryawan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar menjelaskan,  status kelulusan akreditasi dari 94 RS tersebut yakni, Lulus Paripurna sebanyak 58 RS (61,7 persen), Lulus Utama 4 RS (4,3 persen), Madya 5 RS (5,3 persen), Dasar 1 RS (1,1persen), dan Lulus Perdana sebanyak 26 RS (27,6 persen).

Dodo mengatakan, untuk  mendapatkan status akreditasi rumah sakit, perlu juga diupayakan pemenuhan tenaga spesialistik di rumah sakit.

Data 2016 menunjukan, masih dibutuhkan dokter spesialis di RSUD di Jawa Barat. Kebutuhan meliputi  spesialis penyakit dalam sebanyak 14 dokter, spesialis obgyn sebanyak 9dokter,  spesialis anak 12 dokter,  spesialis bedah 22 dokter.

Untuk dokter spesialis penunjang masih dibutuhkan spesialis radiologi 12 dokter,  spesialis anestesi 9 dokter,  spesialis patologin klinik 19 dokter,  spesialis patologi anatomi 1 dokter.

“Semoga  pertemuan ini dapat mendorong rumah sakit yang ada di Jawa Barat segera melaksanakan akreditasi,’’ katanya. (*)






Guru TIK Batam Makin Melek Digital

36 hari lalu

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.


Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

13 Februari 2022

Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Caranya dengan terus mendorong pelaku UMK ini dapat masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang/jasa yang dikembangkan LKPP melalui Katalog Elektronik.