Pansus Hak Angket KPK ke Mabes Polri, Wakapolri: Cuma Silaturahmi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa memberikan keterangan kepada awak media di gedung KPK, Jakarta, 11 Juli 2017. Mantan anggota Komisi II dan Badan Anggaran DPR itu diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong. TEMPO/Rizki Putra

    Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa memberikan keterangan kepada awak media di gedung KPK, Jakarta, 11 Juli 2017. Mantan anggota Komisi II dan Badan Anggaran DPR itu diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong. TEMPO/Rizki Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah anggota Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Markas Besar Kepolisian RI di Jakarta, Rabu siang, 12 Juli 2017. Menurut Wakapolri Komjen Syafruddin, kunjungan tersebut merupakan silaturahmi.

    "Halalbihalal itu, silaturahmi," katanya. 

    Baca juga: Ini Agenda Pansus KPK Bertemu Kapolri

    Pihaknya meminta media tidak mencurigai kunjungan ini sebagai suatu upaya pelemahan terhadap KPK. Sebab, kunjungan tersebut merupakan silaturahmi seperti halnya kunjungan Komisioner KPK ke Mabes Polri pada Kamis, 6 Juli lalu.

    "Pekan lalu, Komisioner KPK juga datang. Jadi kami menjalin komunikasi yang kondusif, ya, supaya tidak terjadi kegaduhan politik panitia angket, dan lembaga itu (DPR) adalah lembaga politik," ujarnya.

    "Di satu sisi, KPK adalah lembaga independen di bidang penegakan hukum antikorupsi. Jadi ada dua sisi, dua kutub, yang perlu dikomunikasikan dengan baik supaya tidak terjadi kegaduhan politik, dan Polri siap dengan itu," ucapnya.

    Ia mengatakan tidak menutup kemungkinan pertemuan juga akan membahas hak angket KPK. "Mungkin nanti berkembang," tuturnya.

    Sejumlah anggota Pansus KPK yang hadir di Mabes Polri di antaranya Ketua Pansus Angket Agun Gunandjar, Muhammad Misbakhun, Dossy Iskandar, Edi Wijaya Kusuma, Syahroni, John Kennedy Aziz, Masinton Pasaribu, Hendriyoso Diningrat, Taufiqulhadi, Bambang Soesatyo, Herman Heri, dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

    ANTARA

    Video Terkait:
    Pansus Hak Angket Sambangi Jaksa Agung, Ini Kata Fahri Hamzah




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.