Choel Mallarangeng Cerita Hobi Baru Tanam Cabai di Rutan Guntur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel  menjelang sidang putusan dalam kasus Hambalang. MARIA FRANSISCA

    Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel menjelang sidang putusan dalam kasus Hambalang. MARIA FRANSISCA

    TEMPO.COJakarta - Terdakwa kasus korupsi Hambalang, Andi Zulkarnain Mallarangeng atau dikenal dengan Choel Mallarangeng, mengisi kegiatannya di rumah tahanan dengan menanam cabai dan tomat. Ia menjalani kehidupan dengan menekuni hobinya tersebut sambil menunggu vonis hakim. 

    "Jika kita kena musibah, hal yang pertama kita lakukan adalah membuat diri kita rileks dan mencari kebahagiaan. Apa pun itu. Ada yang hobi bercocok tanam, silakan," ujar Choel ketika menanti sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis, 6 Juli 2017.

    Baca: Hadapi Vonis, Choel Mallarangeng: Saya Siap Lahir-Batin  

    Choel mengungkapkan, selama menjalani hobi bercocok tanam, ia telah memiliki enam buah tanaman cabai dan tomat yang tumbuh subur di lahan Rumah Tahanan Guntur. Tak hanya dirinya, ada beberapa rekan sesama tahanan yang memiliki hobi sama. "Kami semua punya tomat, punya cabai. Kami mengawinkan anak-anak cabai kami dengan punya teman, sehingga lahirlah cabe-cabean. Ha-ha-ha…," kata Choel berkelakar.

    Ia menceritakan, tahanan yang bercocok tanam membutuhkan waktu 8 bulan sampai 1 tahun baru ada hasilnya. "Ngapain kita pindah ke Sukamiskin, belum berbuah."

    Tak hanya bertanam, Choel gemar beternak ikan lele. Ia menceritakan bahwa lele yang dipelihara olehnya dan tahanan lain sudah mau panen. Ia berharap, sebelum berangkat ke Sukamiskin, hasil panen lele sudah bisa dinikmati. "Lelenya sudah besar-besar. Bisa buat lauk. Tiap hari ambil lima ekor," tutur Choel.

    Baca: Choel Mallarangeng di Tahanan KPK: Enak Juga, Kadang Main Gaple

    Ketika ditanya siapa yang akan memasak, ia menyatakan menitip lele tersebut untuk dimasak kepada pihak rutan. "Titip karena kami enggak punya kompor. Terakhir minta kompor, datangnya mesin X-ray. Minta kulkas, datangnya detektor logam," kata Choel, yang kini sekamar dengan Gubernur Bengkulu.

    Hingga pukul 15.00, sidang putusan belum juga dimulai. "Saya siap lahir-batin terhadap putusan, ke mana jalan hidup berbelok, kita harus siap," ucap Choel Mallarangeng sambil menanti sidang dimulai.

    MARIA FRANSISCA

    Video Terkait:
    Menjelang Vonis, Choel Mallarangeng Siap Lahir Batin




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.