Polwan-polwan Cantik Laporkan Arus Balik Ramadniya 2017 Cirebon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polwan berjilbab membawa brosur panduan keamanan berkendara yang akan dibagikan di Karanganyar, Jawa Tengah, 18 Juni 2015. Kampanye keselamatan lalu lintas itu dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan selama Ramadan hingga arus mudik. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Polwan berjilbab membawa brosur panduan keamanan berkendara yang akan dibagikan di Karanganyar, Jawa Tengah, 18 Juni 2015. Kampanye keselamatan lalu lintas itu dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan selama Ramadan hingga arus mudik. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Jakarta - "Saya Bripda Cindy Kartika Sari, melaporkan dari check point Weru, Kabupaten Cirebon," ujar sang polwan berjilbab itu mengakhiri laporannya mengenai arus balik serangkaian mudik Lebaran tahun ini. Bak reporter andal, sang polwan yang berusia 22 tahun tersebut melaporkan kondisi lalu lintas baik di jalur pantura maupun Jalan Tol Cipali berjalan lancar.

    Sedangkan untuk perekaman, dilakukan secara sederhana. Selain seorang polwan yang bertugas sebagai reporter, ada seorang polisi lainnya yang bertugas mengambil gambar menggunakan smartphone. Sedangkan pengambilan gambar situasi lalu lintas arus balik selain menggunakan smartphone juga dengan drone dan kamera DSLR. Sang reporter dilengkapi pula dengan mikripon mini serta earphone untuk memperjelas pengambilan suara.

    Baca juga:

    Puncak Arus Balik, Antrean di Jalan Tol Cipali Mencapai 80 Kilometer

    Polwan Cindy mengaku ini pertama kalinya dirinya bertugas sebagai reporter untuk melaporkan arus lalu lintas selama pelaksanaan operasi Ramadniya 2017. "Asyik juga, pengalaman baru," katanya. Terlebih informasi yang diberikannya bisa bermanfaat untuk pemudik yang akan mudik maupun yang nantinya kembali ke Jakarta. "Awalnya sempat grogi, tapi lama-lama jadi terbiasa," kata Cindy.

    Sementara itu, Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra mengakui polwan-polwan cantik yang ada di jajaran Polres Cirebon sengaja diterjunkan untuk melaporkan kondisi lalu lintas baik di Pantura Cirebon maupun Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) secara real time. "Tiap jam kita laporkan," kata Risto. Hasil reportase itu kemudian disebarluaskan ke berbagai media, termasuk media sosial. Dengan adanya adanya informasi itu, pemudik bisa bebas memilih jalur mana yang akan mereka pilih.

    Baca pula:

    Arus Balik Lebaran, Ini Pemicu Kepadatan di Tol Cikampek Jakarta

    Tak main-main dengan terobosan yang pertama kali dilakukan jajaran Polres Cirebon, Risto pun membekali mereka dengan berbagai peralatan. "Termasuk bedak," ujar Risto, tersenyum. Sehingga mereka bisa terlihat lebih cantik dan menarik saat berada di depan kamera. "Biar eye catching," kata Risto.

    Risto mengaku pihaknya ingin melaporkan kepada masyarakat kondisi lalu lintas selama arus mudik dan balik dengan lengkap. Baik visual maupun tertulis. "arus lalu lintas pun turut ditampilkan, sehingga seluruh informasi ditampilkan secara utuh," kata Risto. Sedikitnya ada 16 polwan yang bertugas secara bergantian melaporkan kondisi lalu lintas selama arus mudik dan balik di wilayah hukum Kabupaten Cirebon.

    Silakan baca:

    Antisipasi Arus Balik Mudik, Jalur Nagreg Diberlakukan Buka-Tutup

    "Kami dibantu juga dengan teman-teman wartawan yang turut memberikan pelajaran singkat bagaimana pengambilan gambar yang baik di depan kamera," kata Risto. Tertarik melihat reportase polwan polwan cantik dari Polres Cirebon, aksi mereka melaporkan kondisi jalan saat arus balik bisa dipantau di Instagram @reportercikab serta di YouTube. Keahlian mereka mereportase dan kecantikan mereka tidak kalah dengan polwan-polwan cantik yang ada di NTMC Mabes Polri.

    IVANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.