Open House di Istana Negara, Jokowi-JK Kompak Bersarung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) saat buka puasa bersama Presiden dengan pimpinan lembaga tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, 30 Mei 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) saat buka puasa bersama Presiden dengan pimpinan lembaga tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, 30 Mei 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar open house di Istana Presiden setelah salat Idul Fitri, Minggu, 25 Juni 2017. Open house ini diikuti para pejabat dan masyarakat umum.

    Open house dimulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan akan berlangsung selama dua jam. Dalam kesempatan ini, Jokowi didampingi ibu negara Iriana Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta sang istri, Mufidah Kalla.

    Dengan senyum sumringah, Jokowi dan Kalla menyambut para tamu. "Selamat Lebaran, maaf lahir batin," kata Jokowi saat bersalaman dengan para tamunya. Jokowi dan Kalla kompak mengenakan peci hitam, berkemeja putih dengan dibalut jas hitam, dan bawahan sarung.

    Baca: Wapres Jusuf Kalla Dampingi Presiden Jokowi Open House Idul Fitri  

    Sejumlah pejabat hadir dalam kesempatan itu, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto, dan lainnya.

    Beberapa saat sebelum acara, Jokowi keluar menuju ruang open house dan sempat menyalami sejumlah wartawan yang sedang bersiap mengambil gambar open house. "Selamat Lebaran, ya," kata Jokowi sambil tersenyum.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.