OTT di Bengkulu, Gubernur Ridwan Mukti dan 4 Orang Tiba di KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri Gubernur Bengkulu Lily Mardani dikawal petugas kepolisian saat diamankan di Reskrimsus Polda Bengkulu, Bengkulu, 20 Juni 2017. KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Istri Gubernur Bengkulu Lily Mardani di rumah pribadinya bersama Dirut PT Rico Putra Selatan yaitu Rico Dian Sari dan Dirut PT Statika Joni wijaya dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp 3 Miliar yang diduga uang suap paket proyek hotmix 2017 jalan provinsi Bengkulu. ANTARA FOTO

    Istri Gubernur Bengkulu Lily Mardani dikawal petugas kepolisian saat diamankan di Reskrimsus Polda Bengkulu, Bengkulu, 20 Juni 2017. KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Istri Gubernur Bengkulu Lily Mardani di rumah pribadinya bersama Dirut PT Rico Putra Selatan yaitu Rico Dian Sari dan Dirut PT Statika Joni wijaya dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp 3 Miliar yang diduga uang suap paket proyek hotmix 2017 jalan provinsi Bengkulu. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelima orang ditangkap dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Bengkulu tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta pukul 16.30, Selasa, 20 Juni 2017. Satu di antaranya diduga Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti tiba dengan pengawalan penyidik KPK dan pengawal tahanan.

    Seorang pria berkemeja biru gelap dan celana jin tampak turun dari mobil pertama kali dari kelima orang terkait OTT di Bengkulu. Menyusul di belakangnya pria tambun berbaju koko warna putih. Pria berpeci hitam itu diduga adalah Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti.

    Baca juga: Cerita Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti Terjaring OTT KPK 

    Mobil berikutnya seorang pria kemeja krem digiring petugas. Pria berkemeja biru muda berjalan setelahnya.

    Mobil terakhir membawa penumpang seorang wanita berpakaian hijau. Begitu turun, ia terlihat sibuk menutupi mukanya dengan kerudung warna senada dengan bajunya. Wanita ini diduga sebagai istri Gubernur Bengkulu, Lily Martiani Maddari.

    Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan kelima orang ini tertangkap penyidik KPK pada siang hari ini. Penangkapan dilakukan setelah tim penyidik menduga ada transaksi yang baru dilaksanakan. "Dugaannya terkait dengan proyek di pemerintah daerah setempat," katanya di KPK, Selasa, 20 Juni 2017.

    Febri mengatakan dari kelima orang yang terjerat dalam OTT di Bengkulu itu ada unsur kepala daerah, keluarga, unsur swasta, dan seorang perantara yang merupakan bendahara salah satu partai politik.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.