Mudik 2017, Kenapa 50 Masinis dan Kru Kereta Dites Urine Mendadak?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teknisi memberi tanda kepada masinis usai melakukan pengecekan lokomotif Kereta Api Singosari Ekspres saat peluncuran di stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur, 19 Agustus 2016. Rangkaian KA Singosari Ekspres ini merupakan kereta idle dari KA Mutiara Selatan. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Teknisi memberi tanda kepada masinis usai melakukan pengecekan lokomotif Kereta Api Singosari Ekspres saat peluncuran di stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur, 19 Agustus 2016. Rangkaian KA Singosari Ekspres ini merupakan kereta idle dari KA Mutiara Selatan. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Sebanyak 50 kru PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang, yakni masinis, petugas stasiun, dan teknisi, menjalani tes urine dadakan hari ini secara acak menyambut mudik 2017.

    Manager Humas Divre III Palembang Aida Suryanti menjelaskan, tes dijalankan untuk memastikan para pegawai tersebut bebas dari bahaya narkoba jenis shabu, inex, ekstasi, dan barang haram jenis lainnya. “Karena untuk keselamatan penumpang dan perjalanan kereta api,” katanya, Senin, 19 Juni 2017.

    Baca: 
    H-8 Lebaran, Brebes Timur Mulai Dipadati Pemudik
    Mudik 2017, Tol Palindra Bisa Dilalui Usai Ambles Sejauh 30 Meter

    Tes urine digelar oleh Unit Kesehatan Divre III Palembang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin sebagai rangkaian dari pemeriksaan kesehatan para pegawai yang dilakukan secara bergantian. 

    Sejauh ini belum ditemukan pegawai yang terbukti positif mengkonsumsi zat terlarang tersebut. “Enam parameter adalah memeriksa adanya kandungan morfin, ekstasi, ganja, heroin, kokain, dan amfetamin,” kata Aida.

    Sementara itu, Kadivre III Palembang Andika Tri Putranto mengatakan pemeriksaan narkoba ini merupakan konsistensi PT KAI Divre III Palembang untuk memberikan rasa aman dan percaya kepada pengguna jasa kereta api. 

    Menurut Andika, SDM yang dimiliki, baik itu pegawai operasional maupun administrasi, mempunyai kualitas kesehatan yang prima secara fisik dan mental serta bebas narkoba sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan baik. 

    Simak juga: Korlantas Polri Siapkan 7 Strategi Mengurai Kemacetan Arus Mudik

    Selain itu, kegiatan ini selaras dengan sinergi antara PT KAI dan BNN untuk mengimplementasikan pembangunan antinarkoba dan mendukung kegiatan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran narkoba. “Kami ingin memastikan kru kami bebas dari bahaya narkoba,” kata Andika.

    PT Kereta Api Indonesia Divisi regional III Palembang memprediksi akan ada lonjakan penumpang mulai pada H-3 nanti. Hal itu terkait dengan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah. 

    Tahun ini diperkirakan ada kenaikan volume penumpang mudik 2017 dan balik dibanding angkutan Lebaran tahun lalu, yaitu dari 74.761 penumpang pada 2016 menjadi 88.934 penumpang pada tahun ini. 

    PARLIZA HENDRAWAN

    Video Terkait:
    Jelang Arus Mudik, Supir Bus Jalani Tes Urine




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.