Senin, 21 Agustus 2017

Mudik 2017, Tol Palindra Bisa Dilalui Usai Ambles Sejauh 30 Meter

Senin, 19 Juni 2017 | 08:51 WIB
Foto arial pembangunan jalan tol Sumatera ruas Palembang-Indralaya (Palindra) seksi I di Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatra Selatan, 14 Juni 2017. Jalan tol Palindra seksi I Palembang-Pemulutan sejauh tujuh kilometer tersebut akan dilaksanakan H-5 Lebaran sampai akhir musim mudik 2017. ANTARA FOTO

Foto arial pembangunan jalan tol Sumatera ruas Palembang-Indralaya (Palindra) seksi I di Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatra Selatan, 14 Juni 2017. Jalan tol Palindra seksi I Palembang-Pemulutan sejauh tujuh kilometer tersebut akan dilaksanakan H-5 Lebaran sampai akhir musim mudik 2017. ANTARA FOTO.

TEMPO.CO, Palembang - Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya Muhammad Rizal Sutjipto optimis jalan tol Palembang-Indralaya seksi 1 siap dilalui untuk mudik 2017 di lintas timur Sumatera setelah sempat ambles.

Sebelumnya jalur tersebut ambles atau sliding sepanjang 30 meter dengan lebar 1,5 meter. "Rencananya pagi ini mulai dibuka," kata Muhammad Rizal Sutjipto, Senin, 19 Juni 2017.

Baca : Trauma Peristiwa Brexit 2016, Pemudik Pulang Kampung Lebih Awal  


Rizal bersama stafnya, saat ini kembali menuju lokasi untuk memastikan kemajuan perbaikan sliding. Selanjutnya nanti akan ditinjau tim dari Direktorat lalulintas Polda Sumsel guna memastikan keamanan pengendara. Kerusakkan tersebut berada di STA 7 yang mengarah ke Jalan Lintas Timur Palembang-Lampung di Kabubaten Ogan Ilir, tepatnya di km 1 + 350 akses Pemulutan.

Diterangkan, ambles tersebut diakibatkan adanya badan jalan dibawah kabel saluran udara tekanan tinggi (SUTT) sepanjang 30 meter tidak bisa ditanam PVD vacuum saat proses perbaikan lahan rawa. Karena dapat mengganggu fungsi SUTT dan dapat membahayakan keselamatan pekerja konstruksi dari sengatan listrik tegangan tinggi. Sehingga vakum tidak berlangsung optimal.

Simak : H-7 Lebaran, Ribuan Pemudik Mulai Padati Brexit

 

Sebagaimana diketahui bahwa sebagian besar trase Jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang Indralaya ini berada pada lahan rawa yang memerlukan teknologi khusus agar jalan dapat dibangun dan tahan lama.

Salah satu teknologi yang digunakan adalah dengan melakukan preloading dengan metode vacum consolidation untuk mengurangi kadar air dan udara dari butiran tanah pada lahan tersebut sehingga jalan tidak mudah rusak atau amblas.


Baca juga : Gerbang Tol Salatiga Resmi Dibuka untuk Pemudik

Sementara itu Hasan Turcahyo, Pimpinan Proyek Tol Palindra mengatakan upaya perbaikan dilakukan secara intensif oleh PT. Hutama Karya dengan membuat timbunan counter weight, menggali bagian yang amblas, meratakan kembali, dan melakukan pemadatan lapis per lapis.

Sementara jalur sisi lainnya/jalur B tidak mengalami ambles dan dapat digunakan leluasa untuk arus mudik 2017. "Kami juga berkoordinasi dengan pihak Ditlantas Polda Sumsel," kata Hasan Turcahyo.

PARLIZA HENDRAWAN


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?