Erick Thohir: Test Event Asian Games 2018 Bakal Mundur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) didampingi Menpora Imam Nahrawi (ketiga kanan), Ketua Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) Erick Thohir (kanan), Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin (kiri) melihat maket pembangunan Jakabaring Sport City (JSC) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sumatra Selatan, 8 April 2017. ANTARA/Nova Wahyudi

    Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) didampingi Menpora Imam Nahrawi (ketiga kanan), Ketua Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) Erick Thohir (kanan), Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin (kiri) melihat maket pembangunan Jakabaring Sport City (JSC) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sumatra Selatan, 8 April 2017. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta -- Pelaksanaan test ajang Asian Games 2018 dipastikan mundur dari jadwal sebelumnya. Awalnya, test ini akan dilakukan pada November 2017, namun diundur menjadi awal 2018.

    Ketua panitia pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc), Erick Thohir, mengatakan alasan test event diundur terkait kesiapan venue.

    Baca: Menkeu Syaratkan Bentuk BLU untuk Cairkan Dana Asian Games

    Erick mengatakan dari laporan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mayoritas venue Asian Games 2018 akan selesai pada 31 Desember 2017.

    "Jadi tidak mungkin test event kita lakukan lebih awal kalau fasilitasnya belum selesai," kata Erick di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, 29 Mei 2017.

    Baca: Kata Wapres JK Soal Tambahan Nomor Pertandingan Asian Games 2018

    Erick mengatakan itu seusai melakukan rapat panitia pengarah Asian Games 2018. Rapat dipimpin Wakil Presiden, Jusuf Kalla, dan dihadiri antara lain Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaam Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Ketua Inasgoc Erick Thohir.

    Erick mengatakan test event ini berfungsi untuk menguji coba kesiapan venue-venue serta wisma atlet, yang akan digunakan. Dengan adanya penundaan ini, pihaknya akan memberitahu ke cabang olahraga maupun Olympic Council of Asia.

    "Kami sampaikan bahwa agendanya sesuai dengan venue yang siap," kata Erick. Dia menambahkan semua venue dari cabang olahraga, yang akan dilakukan test event berada di Jakarta.

    Rencananya, bakal ada 10 cabang olahraga dalam test event. Yaitu atletik, panahan, bola basket, bulutangkis, tinju, sepakbola, pencak silat, taekwondo, bola voli, dan angkat besi. 

    Test event ini dilakukan sebagai pengganti Asian Youth Games. Erick mengatakan Youth Games memang event mandatory sebagaimana ditentukan OCA. "Itu harus dilakukan, tapi dengan negosiasi dengan OCA dan untuk penghematan, maka akhirnya diizinkan oleh OCA test event saja," kata Erick.

    Erick mengatakan dana yang bisa dihemat dari penghilangan Youth Games cukup besar. "Dana yang dihemat hampir Rp 600 miliar dari Asian Youth Games ke test event," kata Erick.

    AMIRULLAH SUHADA

    https://sport.tempo.co/read/news/2017/05/24/103878452/menkeu-syaratkan-bentuk-blu-untuk-cairkan-dana-asian-games


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.