Temuan Hewan Raksasa Mati, Camat Huamual: Akan Diteliti 3 Instansi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ikan Arthrodire placoderms yang memiliki rahang sebesar bus sekolah dan hidup di Periode Devonian, 419-359 juta tahun yang lalu. Dailymail.co.uk/Corbis

    Ilustrasi ikan Arthrodire placoderms yang memiliki rahang sebesar bus sekolah dan hidup di Periode Devonian, 419-359 juta tahun yang lalu. Dailymail.co.uk/Corbis

    TEMPO.COAmbon - Satu bangkai hewan laut mirip cumi-cumi raksasa atau paus seberat 35 ton dan panjang 15 meter ditemukan warga di Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.

    Bangkai tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Asrul Tuanakotta, 37 tahun, di pesisir pantai Dusun Hulung pada Selasa, 9 Mei 2017, sekitar pukul 21.00 WIT. Namun, lantaran pantai dalam keadaan gelap, Asrul mengira bangkai itu perahu milik nelayan yang terparkir di pantai. 

    Baca:
     JK Sebut Pendekatan Ekonomi Biru Amat Penting, Ini Penjelasannya

    Penasaran dengan hal itu, keesokan harinya pukul 09.00 WIT, Asrul kembali mendatangi lokasi guna memastikan apa yang dilihatnya. Kemudian dia melapor kepada warga setempat mengenai adanya makhluk menyerupai cumi-cumi berukuran besar itu.

    Camat Huamual Alberto Maulani mengatakan pihaknya belum dapat memastikan bangkai raksasa itu karena terdapat gading berukuran 5 meter di bagian tubuhnya. “Kami tidak dapat memastikan ini hewan apa, apakah paus atau cumi, tapi ada gadingnya,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis, 11 Mei 2017.

    Menurut dia, untuk memastikan jenis makhluk itu, Alberto telah menghubungi Dinas Perikanan Kabupaten Seram Bagian Barat, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), serta Balai Konservasi Sumber daya Alam untuk memastikan jenis hewan yang dimaksud. “Besok mereka akan datang untuk melihatnya sehingga bisa memastikan itu hewan apa, ” ujarnya.

    RERE KHAIRIYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.