Terduga Penyiram Novel Baswedan Dibekuk, KPK Tunggu Hasil Polisi  

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Sejumlah aktifis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil membawa topeng foto Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, 12 April 2017. Mereka meminta KPK dan aparat kepolisian untuk segera mengusut kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan didepan kediamannya dikawasan Kelapa Gading, Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.COJakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait dengan penangkapan seseorang berinisial AL yang diduga pelaku penyerangan dengan air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

"Komunikasi terkait dengan perkembangan kasus ini memang sudah dilakukan antara KPK dan Polri. Kami tunggu saja pengumuman dari Polri. Tentu, sesuai KUHAP, kan ada waktu penangkapan tersebut hingga penentuan status hukum. KPK juga menunggu pengumuman resmi itu," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, melalui pesan pendek yang diterima di Jakarta, Kamis, 11 Mei 2017.

Baca:
EKSKLUSIF: Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Novel KPK
Polisi Dalami Alibi Terduga Penyerang Novel Baswedan

Pada prinsipnya, kata dia, KPK menyampaikan terima kasih kepada Polri karena masih terus bekerja sampai hari ke-29 setelah penyerangan terhadap Novel tersebut. "Harapan kami, semoga penangkapan ini menjadi awal untuk mengungkap siapa otak pelaku dari serangan terhadap penyidik KPK itu," ucap Febri.

Sebelumnya, petugas Kepolisian Daerah Metro Jaya dan Mabes Polri mengamankan seorang pria berinisial AL yang diduga terkait dengan penyiraman cairan kimia terhadap Novel Baswedan. "Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan upaya paksa penangkapan terhadap seseorang berinisial AL," tutur Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Jakarta, Rabu malam, 10 Mei 2017.

ANTARA






Peneliti ISESS: Kalau Kapolri Serius Ingin Bersih-bersih, Gandeng KPK dan PPATK

17 jam lalu

Peneliti ISESS: Kalau Kapolri Serius Ingin Bersih-bersih, Gandeng KPK dan PPATK

Kapolri diminta gandeng PPATK dan KPK jika ingin bersih-bersih di tubuh Polri. Ini dilakukan agar mengetahui aliran transaksi perwira polri.


Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

1 hari lalu

Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

AKP Nurma Dewi mengatakan pihaknya telah menetapkan F, 51 tahun sebagai tersangka penganiayaan 3 bocah di musala kawasan Tebet, Jakarta Selatan.


Saksi Sebut Mardani H Maming Tandatangani SK Pengalihan IUP ke PT PCN Terlebih Dahulu

1 hari lalu

Saksi Sebut Mardani H Maming Tandatangani SK Pengalihan IUP ke PT PCN Terlebih Dahulu

Mardani H Maming disebut menandatangani terlebih dahulu SK pengalihan IUP PT BKPL ke PT PCN sebelum diperiksa anak buahnya.


Hakim Agung Gazalba Saleh Ajukan Praperadilan Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

1 hari lalu

Hakim Agung Gazalba Saleh Ajukan Praperadilan Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

Hakim Agung Gazalba Saleh mengajukan pra peradilan penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK.


Anggota TNI Disebut-sebut Terlibat Penganiayaan Karyawan Karaoke di Boyolali

1 hari lalu

Anggota TNI Disebut-sebut Terlibat Penganiayaan Karyawan Karaoke di Boyolali

Akibat penganiayaan itu, 6 orang karyawan mengalami luka-luka. Dua di antaranya perempuan yang merupakan kasir.


KPK Telisik Pembelian Berbagai Aset oleh Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Telisik Pembelian Berbagai Aset oleh Lukas Enembe

KPK memeriksa Mustakim sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Rabu, 23 November 2022.


Penyidik KPK Blokir Rekening Bambang Kayun

3 hari lalu

Penyidik KPK Blokir Rekening Bambang Kayun

Ali mengatakan pemblokiran rekening milik Bambang Kayun dilakukan dalam rangka kebutuhan proses penyidikan kasus tersebut.


Viral Video Nenek Dianiaya Pelajar di Sumut, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

3 hari lalu

Viral Video Nenek Dianiaya Pelajar di Sumut, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

Dalam video, nenek dianiaya dengan tendangan dan pemukulan benda tumpul. Hingga saat ini, polisi belum menahan kedua tersangka.


KPK Optimistis Praperadilan AKBP Bambang Kayun Bakal Ditolak Hakim

3 hari lalu

KPK Optimistis Praperadilan AKBP Bambang Kayun Bakal Ditolak Hakim

Bambang Kayun ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. Bambang mengajukan praperadilan.


KPK Cegah AKBP Bambang Kayun Berpergian ke Luar Negeri

3 hari lalu

KPK Cegah AKBP Bambang Kayun Berpergian ke Luar Negeri

Ali menjelaskan pencegahan ini dilakukan agar Bambang Kayun tidak pergi saat dimintai keterangan.