Menteri Rini Target Tol Trans Jawa Sudah Sampai Banyuwangi 2019  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno (kanan) saat memantau proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Kalimalang, Jakarta Timur, 7 November 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno (kanan) saat memantau proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Kalimalang, Jakarta Timur, 7 November 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Probolinggo - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan telah meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera menggelar tender proyek tol Probolinggo-Banyuwangi.

    "Untuk tol Trans Jawa, pada Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi), kami sudah meminta Kementerian PUPR cepat menenderkan," katanya ketika meninjau pembangunan proyek tol Pasuruan-Probolinggo di Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Senin, 8 Mei 2017.

    Baca: Pembangunan Jalan Tol Brebes-Pemalang, 21 Bidang Lahan Belum Bebas

    Rini mengatakan pembuatan jalan tol Probowangi memerlukan penambahan 13 kilometer. "Itu bisa dilakukan dulu, dan dalam waktu dekat diharapkan Kementerian PUPR menenderkan proyek tol Probolinggo-Banyuwangi," katanya.

    Rini memperkirakan, pada akhir 2019, jalan tol Trans Jawa sudah selesai sampai Banyuwangi. Rini juga mengaku menerima laporan ihwal kemacetan yang sering terjadi antara Probolinggo dan Lumajang.

    "Tadi ada usulan juga karena macetnya dari Lumajang ke Probolinggo. Nanti mungkin juga akan dibicarakan dengan Kementerian PUPR," ujarnya.

    Ihwal solusi macet Probolinggo-Lumajang, Direktur Utama PT Waskita Karya M. Choliq mengatakan ada gagasan untuk membuat jalur tol baru dari Probolinggo ke Lumajang. "Ada permintaan dari pemerintah daerah Lumajang ihwal jalur antara Lumajang-Probolinggo sudah crowded (penuh)," ucapnya.

    Baca: Hadapi Macet Mudik, Ada Jalur Alternatif Tol Grinsing

    Dia mengatakan jalur tol baru itu baru gagasan saja, belum ada dalam perencanaan proyek tol nasional. "Masih akan dikaji," tuturnya.

    Adapun proyek tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) saat ini tengah dalam pengerjaan. Proyek jalan tol Paspro yang berlokasi di Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo ini dimiliki PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol. Waktu pengerjaan atau pelaksanaan proyek selama 900 hari kalender dengan waktu pemeliharaan nantinya 1.095 hari kalender.

    Proyek jalan tol Paspro terdiri atas tiga seksi. Seksi I sepanjang 13,5 kilometer dari Grati, Kabupaten Pasuruan, sampai Tongas, Kabupaten Probolinggo. Seksi II sepanjang 6,9 kilometer antara Tongas dan Probolinggo Barat. Sedangkan Seksi III sepanjang 10,9 kilometer dari Probolinggo Barat sampai Probolinggo Timur. Rini memperkirakan tol Paspro baru bisa dipakai pada Juni 2018 mendatang atau Lebaran tahun depan.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.