Kasus Napi Kabur, Menteri Hukum dan HAM Berangkat ke Pekanbaru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat wawancara khusus dengan TEMPO/Ridian Eka Saputra

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat wawancara khusus dengan TEMPO/Ridian Eka Saputra

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly terbang ke Pekanbaru, Provinsi Riau, setelah kasus narapidana kabur. Dia bersama-sama dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan I Wayan Dusak.

    Saat dihubungi melalui telepon, Wayan tidak menjelaskan perihal kondisi terkini di Lembaga Pemasyarakatan Sialang Bungkuk. Sebanyak 442 tahanan dan narapidana di LP itu melarikan diri atau kabur pada Jumat siang, 5 Mei 2017.

    Baca: Tahanan Kabur di Pekanbaru, Ditjen Pemasyarakatan Lakukan Ini

    “Saya sedang di Pekanbaru bersama Pak Menteri,” kata Wayan melalui sambungan telepon, Minggu, 7 Mei 2017. Dia pun menghentikan telepon karena ingin melanjutkan bekerja.

    Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul menyampaikan jumlah tahanan yang telah tertangkap dan menyerahkan diri sampai pukul 10.30 WIB, sebanyak 243 orang. “Sedangkan yang belum tertangkap 199 orang,” kata Martin melalui pesan WhatsApp, Minggu, 7 Mei.

    Baca: Napi Kabur di Pekanbaru Terancam Tak Dapat Remisi

    Jumlah tahanan dan napi di LP Sialang Bungkuk termasuk yang kabur adalah 1.870 orang. Martin mengatakan situasi saat ini di LP itu masih terkendali dan kondusif. Para tahanan juga telah kembali ke blok A, B, dan C.

    “Kekuatan pengamanan kurang-lebih 300 personel terdiri atas anggota Polres Kota dan back-up Polda Riau serta dibantu TNI dan Satpol PP,” kata Martin.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.