Kandidat Demokrat di Pilkada Jawa Timur, Ini Kata SBY dan Soekarwo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, 14 Februari 2017. Dalam keterangannya SBY membantah ia terlibat dalam kasus Antasari Azhar. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, 14 Februari 2017. Dalam keterangannya SBY membantah ia terlibat dalam kasus Antasari Azhar. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo mengaku, sampai saat ini, dia telah mengirim lima nama yang akan diusung sebagai kandidat dalam pilkada Jawa Timur.

    Kelima nama tersebut, yaitu Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

    "Sampai saat ini, masih lima nama itu yang muncul dan nanti putusan terakhir ada di ketua umum, Pak SBY," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya, Rabu, 29 Maret 2017.

    Baca: Masuk 3 Terpopuler Pilkada Jawa Timur, Gus Ipul: Alhamdulillah

    Di posisi calon wakil gubernur, Pakde Karwo, yang juga Gubernur Jawa Timur, belum mau menanggapinya. Dia mengaku masih berfokus dengan kandidat calon gubernur. Ihwal koalisi dengan partai politik mana yang akan diajak bergabung, Soekarwo juga belum bisa memastikan dengan alasan menunggu perkembangan politik di wilayahnya.

    "Di politik, apa yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin dan sebaliknya. Termasuk dengan PDI Perjuangan atau partai politik lain," tutur Soekarwo.

    Baca: Pilkada Jawa Timur 2018, Menteri Khofifah: Saya `Cek Sound` Dulu

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) enggan mengomentari pilkada Jawa Timur, yang akan digelar pertengahan 2018.

    "Maaf, ya, saya tidak berkomentar," ujarnya ketika dimintai tanggapan oleh wartawan di sela puncak acara Hari Pers Nasional 2017 dan HUT ke-71 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tingkat Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu.

    Begitu juga saat ditanya siapa dan kriteria kandidat yang akan direkomendasi partainya untuk bertarung dalam pilkada sekaligus menggantikan Soekarwo sebagai Gubernur Jawa Timur mendatang.

    Baca: Survei Pilkada Jawa Timur, Gus Ipul, Khofifah dan Risma Populer

    "Kalau foto silakan, tapi kalau ditanya apa pun, saya tidak menjawab, ya, mohon maaf," ucap Presiden Indonesia ke-6 tersebut di hadapan puluhan wartawan yang menunggunya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.