Target 3,5 Juta Kunjungan, Wisata Sumatera Selatan Tiru Turki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan. Dok TEMPO/Santirta M

    Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan. Dok TEMPO/Santirta M

    TEMPO.CO, Palembang - Sumatera Selatan optimistis dapat mencapai target kunjungan wisatawan 3,5 juta pada tahun ini. Target tersebut dinilai sangat relevan dengan upaya promosi dan kondisi nyata destinasi wisata di daerah itu. Herlan Asfiudin, Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata dan sekaligus Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Sumatera Selatan, menjelaskan pihaknya tidak hanya melakukan promosi di dalam negeri, tapi hingga mancanegara.

    "Target kami tahun ini akan ada 3 juta wisatawan dalam negeri," katanya, Minggu, 19 Maret 2017. Menurut dia, untuk wisatawan asing, pihaknya memprediksi bakal didatangi setidaknya 50 ribu wisatawan asing asal negara-negara ASEAN, Tiongkok, Timur Tengah, hingga Eropa. Sedangkan upaya lain untuk menjadikan daerah itu sebagai magnet baru dunia pariwisata, Sumatera Selatan juga gencar membangun hotel, dan sarana transportasi darat, laut, serta udara.

    Baca juga:
    Baju Adat Sumatera Selatan Dipamerkan di Jerman
    Al-Munawar, Wisata Religi Pertama di Palembang

    Sedangkan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan pihaknya tengah mengikuti tren warga dunia yang semakin banyak berkeliling, dari satu kota ke kota lain, dari satu negara ke negara lain dan belahan benua berbeda. Hal inilah yang tengah dilakukan negara Turki. Menurut Alex, negara tersebut dengan penduduk 70 juta, tapi turis setahunnya mencapai 40 juta. Maka kini pemerintah Turki bisa mensubsidi tour guide, dapat memberi honor pembuat karpet.

    Baca pula:
    Sumatera Selatan Pilih Getek dan Musi untuk...

    Alex menginginkan ada suatu daerah di Sumatera Selatan bisa meniru Cappadocia, sebagai salah satu tujuan wisata dunia yang ada di Turki. Daerah tersebut kini begitu populer di Eropa. Bahkan kata Alex, orang Eropa bilang jangan mati dulu sebelum naik balon udara ke Cappadocia, Turki. Di sana balon udara bisa mencapai lebih 150 buah sekali terbang. "Saya sudah lama membayangkan ada wilayah Sumsel bisa laksana Cappadocia," ujar Alex.

    Menurut dia, Cappodacia ala Sumatera Selatan sangat mungkin diciptakan, misalnya panorama Danau Ranau dari udara sesuatu menakjubkan. Olahraga paragliding dan balon bukan mustahil dapat booming. Karena itu pihaknya telah merencanakan pengembangan infrastruktur disesuaikan dengan ketersediaan dana. "Tuan rumah Asian Games jelas menjadikan Sumsel magnet kunjungan," katanya optimistis.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.