Wiranto Bertemu Federasi Bulu Tangkis Rusia, Ini yang Dibicarakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wiranto, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan. TEMPO/Imam Sukamto

    Wiranto, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, menerima kunjungan delegasi dari Federasi Bulu Tangkis Rusia di kantornya, Jakarta Pusat, hari ini, Kamis, 16 Maret 2017. Dalam pertemuan itu tak hanya membahas masalah bulu tangkis, tetapi juga keamanan dan terorisme.

    Wiranto mengungkapkan, pemerintah Rusia mengundangnya selaku Menkopolhukam untuk berkunjung ke negaranya dalam pertemuan internasional. "Mereka mengundang saya untuk berkunjung ke Rusia melaksanakan international meeting, membicarakan masalah keamanan dan terorisme," kata Wiranto dalam keterangan pers-nya, Kamis, 16 Maret 2017.

    Baca juga: Bertemu Wapres India, Wiranto Bahas Kerja Sama Keamanan Cyber

    Dalam pertemuan itu, hadir pimpinan Federasi Bulu Tangkis Nasional Rusia, Sergey Shakray; Duta Besar Rusia, Mikhail Galuzin; dan CEO Dewan Bisnis Rusia Indonesia, Mikhail Kuritsyn.

    Mengenai masalah bulu tangkis, Wiranto mengatakan, ada satu kesepakatan di antara Indonesia dan Rusia untuk melakukan tukar-menukar kualitas pembinaan bulu tangkis di negara masing-masing. "Rusia meminta pelatih bulu tangkis dari kita dan saya sudah sanggupi karena bulu tangkis adalah milik dunia dan kita tidak boleh monopoli sendiri," kata Wiranto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia.

    Pihak Rusia menawarkan pelatihan fisik yang sudah masuk dalam kategori sains sport yang sudah dimodernisasi dan jasa dalam menangani kejadian pasca trauma. "Rusia sangat maju untuk masalah itu,” kata Wiranto.

    Menurut Wiranto, olahraga bulu tangkis di Rusia telah dijadikan aktivitas wajib di sekolah. Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan oleh para ahli kesehatan Rusia, bermain bulu tangkis untuk anak-anak diyakini bisa menyehatkan mata mereka.

    “Sekarang hal itu telah dilaporkan oleh Federasi Bulu Tangkis Rusia kepada pimpinan tertinggi mereka yaitu Presiden Putin. Di sana sudah diinstruksikan bahwa bermain bulu tangkis adalah olahraga wajib bagi anak-anak sekolah di Rusia," ujar Wiranto.

    Wiranto sendiri menuturkan dirinya merima metode tersebut. Selain itu, ia meyakini aktivitas bulu tangkis di sekolah bisa dikembangkan untuk pencarian bibit pemain bulu tangkis. Menurut Wiranto, lebih banyak anak-anak bermain bulu tangkis, maka semakin banyak bibit yang akan didapatkan.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.