Sidang Kasus E-KTP, KPK Akan Tindaklanjuti Nama-nama dalam Dakwaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat diwawancara sejumlah awak media usai pembukaan Anti-Corruption Teacher Supercamp, di Nusa Dua, Bali, 31 Oktober 2016. TEMPO/BRAM SETIAWAN

    Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat diwawancara sejumlah awak media usai pembukaan Anti-Corruption Teacher Supercamp, di Nusa Dua, Bali, 31 Oktober 2016. TEMPO/BRAM SETIAWAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif mengatakan nama-nama yang disebut dalam kasus e-KTP bakal ditindaklanjuti sesuai prosedur.

    “Ya, kami lihatlah perkembangannya kan ini baru dua (terdakwa Irman dan Sugiharto). Lihat saja konstruksi dakwaannya kalau dia turut serta tentunya harus diproses,” kata Laode di KPK, Kamis, 9 Maret 2017.

    Baca: Kasus E-KTP, Begini Pengaturan Pemenang Tender dan Mark Up Proyek

    Pimpinan KPK lainnya, Saut Situmorang, menegaskan lembaganya menyadari penyebutan sejumlah nama dalam dakwaan kasus e-KTP memiliki risiko. Ia menceritakan masa lalu KPK yang sempat menyebut nama tapi tak kunjung diadili hingga orang tersebut meninggal. Ia mengaku KPK akan belajar dari peristiwa masa lalu tersebut.

    Menurut Saut, pihaknya akan melakukan kroscek berulang terhadap nama-nama yang disebut dalam dakwaan kasus e-KTP. Apabila nama-nama yang disebut ternyata tidak terbukti, orang yang bersangkutan tidak akan diproses lebih lanjut. Untuk itu, kata dia, pihaknya akan meminta keterangan dari berbagai pihak yang berhubungan dengan nama-nama yang disebut dalam dakwaan.

    Baca: Setya Novanto Terkait E-KTP, Golkar Diminta Tak Gelar Munaslub

    Saut menekankan pihaknya tidak boleh salah mengambil tindakan. Selain itu, tidak ada unsur dendam dalam pengusutan kasus termasuk e-KTP.

    “Itu kalau ada disebut (dalam dakwaan) kami pelan-pelan pelajari. Wajar tidak, betul tidak, logis tidak, sejauh apa perannya,” kata Saut.

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menuturkan ada lebih dari 70 orang yang diduga menikmati duit proyek e-KTP. Dalam sidang disebutkan sebagian dari mereka tercatat ada 32 nama yang diduga menerima duit. Selain itu, ada enam perusahaan yang diduga menikmati duit dari proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

    “Dari unsur pimpinan banggar, pimpinan fraksi, ketua kapoksi, anggota Komisi II, dan panitia pengadaan. Mereka diduga menerima sejumlah uang terkait dengan porsi dan posisi masing-masing,” kata Febri.

    DANANG FIRMANTO

    Baca: AJI Protes Larangan Siaran Langsung Sidang E-KTP

    Video Terkait:
    Sidang Perdana E-KTP, Terdakwa Terima Dakwaan Jaksa

    Berkas Kasus Korupsi Pengadaan e-KTP Siap Disidang
    Terkait Kasus E-KTP, Anggota DPR Ade Komarudin Diperiksa KPK
    Anas Urbaningrum Diperiksa KPK Terkait Proyek E-KTP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Pembala Jatuh, Marc Marquez Jaya di Catalunya, Barcelona

    Marc Marquez memenangi seri ketujuh balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada 16 Juni 2019 yang diwarnai jatuhnya empat pebalap unggulan.