3 Kasus Korupsi yang Modusnya Mirip Kasus E-KTP

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Reno Esnir

    ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengaturan duit bancakan proyek Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terjadi sebelum pelaksanaan. Negara merugi Rp 2,3 triliun dari nilai total proyek Rp 5,9 triliun. Dalam pelaksanaannya pun, banyak masalah membelit. Berikut ini kasus yang ditangani KPK, yang polanya mirip dengan kasus e-KTP.

    Baca: E-KTP, Politikus Golkar-Demokrat Diduga Terima Dana Terbesar

    1. Proyek Hambalang
    Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional
    Luas lahan: 31,2 hektare
    Lokasi: Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    Target selesai: 2012 (Mangkrak)
    Jumlah Anggaran APBN: Rp 1,175 triliun ditambah untuk pengadaan peralatan Rp 1,4 triliun
    Pemenang tender: Adhi Karya (70 persen) dan Wijaya Karya (30 persen)
    Uang yang sudah diterima Adhi-Wika: Rp 471,71 miliar
    Uang yang sudah dikeluarkan Adhi-Wika ke pihak tertentu: Rp 34,54 miliar
    Kerugian: Rp 463,67 miliar (Audit II BPK)

    2. Proyek simulator kemudi anggaran 2011 di Korps Lalu Lintas Polri
    Nilai proyek: Rp 196,8 miliar
    Kerugian negara: Rp 121,8 miliar

    3. Kasus Sistem Komunikasi Radio Terpadu Kementerian Kehutanan tahun anggaran 2007. Nilai proyek: Rp 180 miliar

    HUSSEIN ABRI DONGORAN

    Video Terkait:
    Berkas Kasus Korupsi Pengadaan e-KTP Siap Disidangkan
    Terkait Kasus E-KTP, Anggota DPR Ade Komarudin Diperiksa KPK
    Anas Urbaningrum Diperiksa KPK Terkait Proyek E-KTP


  • KPK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.