Raja Salman di Bali, Ini Kata Asita Soal ke Uluwatu dan GWK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pagar bambu dibangun untuk membatasi kawasan pribadi di Hotel St Regis, Nusa Dua, tempat Raja Salman dan rombongannya menginap selama di Bali, 2 Maret 2017. REUTERS/Nyimas Laula

    Pagar bambu dibangun untuk membatasi kawasan pribadi di Hotel St Regis, Nusa Dua, tempat Raja Salman dan rombongannya menginap selama di Bali, 2 Maret 2017. REUTERS/Nyimas Laula

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Associations of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Bali I Ketut Ardana mengatakan Pantai Uluwatu dan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) merupakan obyek wisata populer di Kabupaten Badung selatan, Bali.

    Rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud sudah tiga hari berlibur di Bali. Raja Salman menginap di Hotel Saint Regis, Nusa Dua. Menurut Ardana, GWK dan Uluwatu bisa menjadi obyek wisata yang tepat bagi rombongan Raja Salman.

    Baca: Raja Salman di Bali, Gubernur : Jangan Terlalu Ketat

    "Kepastian (berkunjung) memang saya belum tahu. Tapi, karena Raja (Salman) menginap di Nusa Dua, obyek wisata yang paling dekat adalah Uluwatu dan Garuda Wisnu Kencana," ucapnya, Senin, 6 Maret 2017.

    Ardana menjelaskan, dua obyek wisata itu memiliki daya tarik yang berbeda. Uluwatu, ujar dia, sudah sejak dulu menjadi obyek wisata favorit. "Sekarang ditata lebih bagus dan ada pertunjukan tari kecak. Mudah-mudahan berjalan lancar kalau Raja (Salman) jadi berkunjung," ujarnya.

    Ia menjelaskan, dari aspek masa lampau, Uluwatu memiliki latar belakang cerita tentang perjalanan Dang Hyang Nirartha. Di sana, terdapat Pura Luhur Uluwatu dari abad kesebelas. "Dari semua sisi, Uluwatu itu sangat indah. Turis ke mana saja bisa melihat pemandangan yang indah," tuturnya.

    Simak pula: Istana Bantah Iriana Jokowi Terima Kalung dari Raja Salman

    Adapun GWK, Ardana menjelaskan, merupakan obyek wisata yang cocok untuk menikmati suasana di ketinggian. "Dari sana, kita bisa melihat Bandara Ngurah Rai dengan jelas," katanya.

    BRAM SETIAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.