Sidang Ahok, Jalan di Depan Kementan Masih Sepi dari Massa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa pro-Ahok di depan Kementan masih terlihat sepi. Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, 21 Februari 2017. Tempo/Zara Amelia

    Massa pro-Ahok di depan Kementan masih terlihat sepi. Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, 21 Februari 2017. Tempo/Zara Amelia

    TEMPO.CO, Jakarta – Sidang kasus penistaan agama dengan calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kembali digelar di Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan R.M. Harsono, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Februari 2017. Berarti, sudah 11 kali Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyidangkan Ahok.

    Pengamanan sidang yang digelar untuk ke-11 kalinya ini terlihat lebih lengang dibanding pada sidang sebelumnya. Komisaris Besar Iwan Kurniawan menjelaskan, pada sidang Selasa ini jumlah personel dari kepolisian yang diterjunkan untuk mengamankan persidangan tak sebanyak sebelumnya. “Personel tidak jauh berbeda tapi lebih berkurang dari sebelumnya, kira-kira 200 personel lebih sedikit,” ucapnya.

    Namun, menurut Iwan, jumlah kendaraan pengamanan tidak jauh berbeda dengan sidang sebelumnya, yaitu empat mobil barracuda dan dua water cannon. “Kendaraan masih sama. Water cannon ada dua dan empat barracuda,” ujar Iwan.

    Baca:
    Massa Aksi 212 Jilid II Jalan Kaki Datangi Gedung MPR/DPR
    FUI Bantah Aksi 212 Jilid II Bermuatan Politik

    Begitu pula massa. Biasanya, saat pelaksanaan sidang-sidang Ahok sebelumnya, sejak pukul 08.00 sejumlah massa, baik yang pro maupun yang kontra, sudah terlihat meramaikan depan gedung Kementerian. Namun, hingga berita ini ditulis, suasana di luar sidang Ahok masih terlihat sepi dari massa.

    Iwan mengatakan hal ini bisa jadi disebabkan oleh hujan yang mengguyur Jakarta sejak dinihari. “Mungkin karena masih hujan, kalau dibanding kemarin banyakan kemarin,” ujarnya.

    Meski demikian, Iwan beserta jajaran pengamanan sidang Ahok, yang terdiri atas personel Polda, TNI, Kodim, Polres, Polsek, dan Brimob, tetap mengantisipasi tumpahnya massa di depan Kementerian setelah hujan reda. Mereka juga sudah menutup akses jalan menuju T.B. Simatupang yang melewati gedung Kementerian. “Nanti mungkin sudah terang mereka (massa) datang,” kata Iwan.

    ZARA AMELIA | NN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.