Aksi 212, Fadli Zon Minta Massa Tak Masuki Kompleks DPR  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Warung Daun, Jakarta, 5 November 2016. Tempo/Vindry Florentin

    Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Warung Daun, Jakarta, 5 November 2016. Tempo/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon meminta peserta aksi unjuk rasa 21 Februari 2017 tidak masuk ke Kompleks Parlemen. Demonstrasi, kata dia, seharusnya dilakukan di luar area gedung MPR-DPR.

    Fadli juga meminta massa tidak melakukan salat subuh berjemaah di Masjid Baiturrahman yang ada di dalam kompleks DPR. “Salatnya harus di masjid sekitar sini saja,” kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Februari 2017.

    Baca:
    FPI dan GNPF-MUI Tak Ikut Aksi 212 Jilid 2 di DPR 
    Rizieq, GNPF-MUI, dan Munarman Tak Ikut Aksi 212, Ini Kata FPI

    Politikus Partai Gerindra ini berujar, demonstrasi diperbolehkan, asalkan dilakukan dengan tertib. DPR, kata Fadli, akan menampung tuntutan yang diminta para pengunjuk rasa.

    Fadli menjelaskan, DPR akan menerima perwakilan massa asalkan ada permintaan. “Tapi sampai saat ini belum ada permintaan,” ujarnya.

    Selama ini, kata Fadli, bila ada demonstrasi dan ada perwakilan yang ingin menemui DPR, pasti akan ditemui. “Karena ini tugas konstitusi,” ujarnya.

    Massa dari Forum Umat Islam (FUI) pimpinan Muhammad Al Khaththath berencana menggelar aksi di DPR, besok, Selasa, 21 Februari 2017. Menurut Kepala Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, aksi itu menuntut pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari jabatan Gubernur DKI Jakarta.

    AHMAD FAIZ

    Baca:
    Aksi 212, NU Imbau Warganya Tak Ikut Aksi karena Politis



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.