Mau Jadi Pelaut Handal, Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. ANTARA

    Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. ANTARA

    TEMPO.CO, Makasar - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa pemerintah akan mencanangkan program vokasi bagi masyarakat kepulauan. Program itu bertujuan untuk memberikan pendidikan pelayaran sehingga ada jaminan pekerjaan di industri pelayaran.

    Budi mengatakan, untuk tahap awal program pendidikan pelayaran rakyat akan diikuti sekitar 1.000 orang. "Tahap awal seribu orang ini kami berikan untuk Sulawesi Selatan," kata Budi saat bertemu perwakilan Indonesian National Shipowners Association (INSA) 2017 di Makassar, Sabtu, 18 Februari 2017.

    Baca: Indonesia Kembali Calonkan Diri sebagai Anggota Dewan IMO

    Budi Karya berharap generasi muda yang memiliki bakat dalam berlayar bisa menjadi pelaut handal dan tangguh. Budi menjelaskan, dari jumlah orang yang diterima dalam tahap tersebut, nantinya akan dibagi menjadi dua segmentasi. Di antaranya diperuntukkan bagi orang pulau agar bisa menjadi pelaut tingkat internasional dan pelayaran rakyat menjadi maju, baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional. "Jadi kami itu akan berikan pendidikan vokasi bagi calon pelaut untuk pelayaran rakyat dan kapal untuk ke luar negeri," ucap Budi.

    Ia menjelaskan saat ini pendidikan pelayaran yang menjamin kerja masih sangat minim. Apalagi, dia menambahkan, untuk pemuda berbakat yang berada di kepulauan di Indonesia. "Ini penting kita lakukan untuk mengejar ketertinggalan antar wilayah di Tanah Air," tuturnya.

    Menteri Perhubungan menambahkan, untuk menambah akses bagi lulusan pendidikan pelayaran, maka nantinya akan bekerja sama dengan PT Pelni dan PT ASDP sehingga lulusan bisa bekerja di sana. "Kita juga kerja sama dengan anggota INSA," imbuhnya.

    Semenetara untuk pelayaran rakyat, Kementerian Perhubungan akan memberikan kepada masyarakat yang telah dibina oleh Pelni dan ASDP. Itu dilakukan agar masyrakat juga memiliki kompetensi, safety dan security. "Usaha-usaha seperti ini yang akan didapatkan dari pelayaran rakyat," ucapnya.

    DIDIT HARIYADI

    Simak pula: Punya Pertanyaan untuk Presiden, Ikuti #JokowiMenjawab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.