Anaknya Unggul Pilkada, Gubernur Alex: Musi Banyuasin Bukan Kerajaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Noerdin, Gubernur Sumatra Selatan (Reza Sumantri/Tempo)

    Alex Noerdin, Gubernur Sumatra Selatan (Reza Sumantri/Tempo)

    TEMPO.CO, Palembang - Berdasarkan hitung cepat oleh sejumlah lembaga survei dan partai politik, pasangan Dodi Reza Alex-Beni Hernedi, unggul dalam pemilihan di Kabupaten Musi Banyuasin. Menanggapi hal itu, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang juga ayah Dodi mengatakan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja bersama partai politik dan relawan.

    "Ini benar-benar perjuangan, karena lima tahun yang lalu ia pernah merasakan kekalahan di sana," ucap Alex, Kamis, 16 Februari 2017. 

    Berita lain:: SMAN 8 Jakarta Banjir 70 Sentimeter, Sekolah Diliburkan

    Selanjutnya, Ketua DPD Partai Golongan Karya Sumatera Selatan ini meminta, bila sudah dilantik, pasangan tersebut harus banyak berada di daerah untuk menyerap aspirasi rakyat dan segera bertindak terhadap seluruh keluh-kesah rakyat.

    Ia mengingatkan, jika banyak melanggar ketentuan, Allah tidak akan memberi rida keduanya. Infrastruktur jalan yang buruk, menurut dia, merupakan pekerjaan yang harus segera dijalankan oleh Dodi-Beni. "Jadi bupati ini bukan warisan, karena Muba (Musi Banyuasin) bukan kerajaan," ujarnya. 

    Sementara itu, Wawan Hasibuan, Koordinator Charta Politika Sumatera Selatan, menjelaskan, pada hasil hitung cepat atau quick count lembaga survei Charta Politika, calon Bupati Musi Banyuasin nomor urut satu itu unggul jauh atas pesaingnya, Amiri Arifin-Ahmad Toha. Pasangan yang diusung sebelas partai politik itu meraih 76,8 persen suara. Sedangkan pasangan nonpartai, Amiri-Ahmad, meraih 23,2 persen suara.

    Dalam pilkada Musi Banyuasin ini, ada 1.464 tempat pemungutan suara dengan 464.909 pemilih dalam daftar pemilih tetap ditetapkan Komisi Pemilihan Umum. Dari 1.464 TPS tersebut, Charta Politika memilih 200 TPS sampling yang dipilih secara acak dengan metode stratified cluster

    "Sampling dan margin of error (moe +/-) sekitar 1 persen dengan tingkat kepercayaan 99 persen," katanya. Di setiap TPS sampling, Charta Politika menugaskan satu kontributor relawan untuk mencatat hasil pemilihan dan mengirimkannya ke server yang ada di Jakarta. Satu relawan hanya ditugaskan di satu TPS yang sudah ditetapkan. Pada pukul 18.30, data yang masuk dari relawan ke server Charta Politika sudah mencapai 100 persen. 

    PARLIZA HENDRAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.