Hasto PDIP: Wajah Mas Ahok Cerah karena Menang di Petamburan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Sekjen PDIP Hasto Kristianto (kanan), Menteri PMK Puan Maharani (kiri) dan Cawagub DKI Jakarta Petahana Djarot Saiful Hidayat (ketiga kiri) berjalan menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih di Jakarta, 15 Februari 2017. ANTARA FOTO

    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Sekjen PDIP Hasto Kristianto (kanan), Menteri PMK Puan Maharani (kiri) dan Cawagub DKI Jakarta Petahana Djarot Saiful Hidayat (ketiga kiri) berjalan menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih di Jakarta, 15 Februari 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto bercerita soal raut wajah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, saat memberikan keterangan terkait hasil hitung cepat Pemiliihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Hasto menyebut wajah Ahok tampak lebih cerah saat mendapati perolehan suara tertinggi di Petamburan, Jakarta Pusat.

    "Wajah Mas Ahok ini tampak cerah karena di Petamburan menang," kata Hasto di rumah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Jalan Kebagusan Dalam IV, Jakarta Selatan,

    Baca juga:
    Habibie: Indonesia Bukan Negara Islam, Tapi Negara Demokrasi
    Ahok Unggul di TPS Markas Rizieq, Panitia Menghitung Ulang

    Secara mengejutkan, pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, unggul dengan raihan 278 suara di TPS 17 Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebabnya, wilayah ini merupakan tempat pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, mencoblos. Bahkan, penghitungan suara diulang karena ada perbedaan dengan catatan saksi.

    Sementara untuk pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, memperoleh 212 suara. Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, hanya mendapat 38 suara. Sedangkan jumlah surat suara yang tidak sah sebanyak 5 suara. TPS ini terletak sekitar 100 meter dari rumah Rizieq dan markas FPI.

    Bagi PDI-P, kata Hasto, perolehan ini menimbulkan optimisme untuk menghadapi putaran kedua Pilkada DKI yang diprediksi bakal berhadapan dengan pasangan Anies-Sandi. Hasto sempat meyakini sejak awal Ahok-Djarot mampu menang satu putaran. "Petamburan saja ternyata bisa dimenangkan oleh pasangan Ahok dan Djarot," ujar dia.

    Hasto menambahkan partainya bakal menggandeng partai lain dalam menghadapi putaran kedua pada April mendatang. Dia berujar, beberapa partai yang belum bergabung dalam pilkada DKI adalah partai pendukung pemerintah Presiden Joko Widodo.

    Baca juga:
    Ini Penyebab Agus-Silvy Kalah di Pilgub DKI versi Indikator
    Pilkada DKI Putaran 2, JK:Pemenang Ditentukan Pendukung Agus

    Sementara itu, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengungkapkan rasa senangnya atas Pilkada DKI yang berjalan lancar. Menurut dia, ini menunjukan warga DKI benar-benar punya gairah untuk datang ke tempat pemungutan suara. "Ini bentuk kedewasaan dan kematangan warga Jakarta untuk bisa memilih pemimpinnya," ujar Megawati.

    Megawati pun menyatakn siap menghadapi putaran kedua pilkada. Ia meminta masyarakat Jakarta mempertimbangkan untuk memilih Ahok-Djarot. "Kami mohon untuk dipertimbangkan untuk dapat terus melaksanakan kerja sehingga bisa memenangkan putaran kedua ini," kata dia.

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    APBN 2020 Defisit 853 Triliun Rupiah Akibat Wabah Virus Corona

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksikan defisit pada APBN 2020 hingga Rp853 triliun atau 5,07 persen dari PDB akibat wabah virus corona.