DPR Mengingatkan, Kerawanan Pilkada Saat Penghitungan Suara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas RW 16, Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, mempersiapkan tempat pemungutan suara untuk Pilkada DKI, Selasa, 14 Februari 2017. Cagub inkumben Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok rencananya akan mencoblos di sini. Tempo/Egi Adyatama

    Petugas RW 16, Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, mempersiapkan tempat pemungutan suara untuk Pilkada DKI, Selasa, 14 Februari 2017. Cagub inkumben Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok rencananya akan mencoblos di sini. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta -  Anggota Komisi Hukum dan Keamanan DPR RI Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, mendatangi Mapolda Metro Jaya, Rabu, 15 Februari 2017 pagi. Dia datang untuk mendengarkan pemaparan Polda Metro terkait pengamanan Pilkada DKI.

    Ketua Bawaslu Pusat Muhammad dan perwakilan komisi Dalam Negeri DPR RI serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga menghadiri acara ini. "Kami memastikan apakah keamanan pihak polda siap mengantisipasi segala kemungkinan," kata Bamsoet di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 15 Februari 2017.

    Bamsoet, sapaannya, berharap kondisi rawan di setiap TPS ialah saat penghitungan suara dimulai. Sehingga Bamsoet berharap polisi menyiagakan kendaraan antidemonstrasi di sejumlah titik rawan.

    "Makanya saya minta kendaraan-kendaraan antidemonstran itu siap diterjunkan di titik rawan seperti daerah Kota," kata Bamsoet.

    Seelah agenda pemaparan ini, rencananya Bamsoet juga akan ikut mengecek langsung ke sejumlah TPS VVIP. Ada sekitar empat TPS, salah satinya TPS tempat Jokowi mencoblos dan TPS tempat JK mencoblos.

    Bamsoet menambahkan, dia sendiri telah meninjau langsung beberapa TPS di beberapa aerah. Menurutnya, sejauh ini proses pemungutan suara berjalan aman.

    "Artinya Para pemilih maupun Timses memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga keamanan. Hanya yang khawatir adalah pasca perhitungan suara," kata Bamsoet.

    Bamsoet mengetahui indikasi itu, lanjut Bamsoet, karena isu SARA sudah mulai sejak jauh hari. "Saya minta aparat tegas, zero toleransi. Dan kepada pendukung dan pemilih sebaiknya menerima yang menjadi putusan rakyat siapa yang menang siapa yang kalah harus berbesar hati," katanya.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.