Wawancara Antasari Azhar: Saya Ingin Mencari Kebenaran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar mendatangi Lembaga Pemasyarakatan kelas 1  tangerang untuk mengkonfirmasi perihal grasi yang diberikan Presiden Jokowi. TEMPO/Marifka Wahyu

    Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar mendatangi Lembaga Pemasyarakatan kelas 1 tangerang untuk mengkonfirmasi perihal grasi yang diberikan Presiden Jokowi. TEMPO/Marifka Wahyu

    Dari mana penyidik menemukan SMS itu?
    Saya tidak tahu. Sampai persidangan jaksa tidak bisa membuktikan. Hanya menghadirkan saksi yang katanya pernah melihat. Jaksa juga tidak memperlihatkan di sidang. Jadi untuk itu maka saya berkesimpulan, ada orang lain yang menggunakan nama saya untuk sms seperti itu. Makanya saya laporkan pada tahun 2011. Nah kemarin ke polda itu mempertanyakan progresnya. Tapi waktu itu jawabannya sama dengan jawaban 4 tahun yang lalu. Jawabannya, “Sudah mulai, pak. Kami sudah bergerak.”

    Antasari Azhar di Bareskrim Polri

    Kemajuan seperti apa yang sudah dihasilkan polisi?
    Kata polisi, kami sudah panggil saksi pelapor, sudah kami periksa. Itu aja. Itu (sama dengan jawaban) empat tahun yang lalu. Karena sehabis saya melapor, langsung diperiksa. Yang melapor waktu itu adalah staf asisten lawyer saya karena saya tidak bisa keluar (dari tahanan). Berarti tidak ada progress. Pernah saya gugat di praperadilan, tapi saya kalah.

    Baca:

    Analis Politik: Antasari Azhar Simbol Pertarungan Dimulai

    Kabarnya ada desakan dari keluarga almarhum Nasrudin, sehingga Anda ingin membuka kasus ini?
    Kalau keluarga almarhum memang ingin membuka. Buka seterang-terangnya. Siapa perencana kasus ini, siapa pelaku sesungguhnya. Sama dengan yang saya inginkan. Ini yang saya luruskan. Waktu persidangan, saya ditahan di polda. Saat sidang berlangsung, datang (keluarga alrmahum) ke saya. Gimana Pak, sehat? Sehat. Gimana pak? Persidangan enggak ada keterlibatan bapak. Saya katakan, “Mas, ayo kita cari sama-sama.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.