Besok, Rizieq Syihab Akan Penuhi Panggilan Polda Jabar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rizieq Shihab bersiap menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, 1 Februari 2017. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Rizieq Shihab bersiap menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, 1 Februari 2017. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab akan hadir dalam pemeriksaan kasusnya di Kepolisian Daerah Jawa Barat, Senin, 13 Februari 2017. Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera mengatakan, dirinya telah menghubungi penyidik untuk memastikan kehadiran Rizieq.

    "Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Polda Jabar, besok Senin Habib Rizieq akan datang," kata dia saat dihubungi Tempo, Ahad, 12 Februari 2017.

    Baca : Rizieq Syihab Minta Pemerintah Tidak Provokasi Umat Islam

    Kapitra mengatakan, Rizieq akan datang bersama tim advokasinya untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus penghinaan Pancasila dan pencemaran nama baik yang menjeratnya. Terkait dengan kemungkinan adanya gerakan massa yang akan turut datang mengawal pemeriksaan Rizieq, Kapitra menegaskan bahwa selama ini bukan Rizieq yang mengajak massa untuk ikut datang tetapi keinginan mereka sendiri.

    "Habib tidak pernah mengajak orang. Tapi kalau masyarakat yang rindu dengan beliau ikut hadir, kami tak bisa melarang," kata dia.

    Baca : Rizieq Syihab Mangkir Diperiksa Sebagai Tersangka di Polda Jabar

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus juga membenarkan adanya komunikasi dengan pihak pengacara Rizieq terkait rencana kedatangan Rizieq besok. "Kami merespons baik upaya kooperatif ini. Alhamdulillah, kami tunggu kedatangannya besok," ujarnya saat dihubungi.

    Sebelumnya, Rizieq mangkir dari dua panggilan penyidik Polda Jawa Barat untuk pemeriksaan sebagai tersangka. Panggilan pertama dilayangkan polisi pada Selasa 7 Februari 2017. Namun Rizieq tidak datang karena disebut kelelahan. Sementara untuk panggilan kedua pada Jumat 10 Februari 2017, Rizieq kembali tak hadir dengan alasan menjaga kondusivitas jelang Pilkada DKI Jakarta. Sempat beredar kabar pula yang menyebutkan, dirinya akan dijemput paksa. Namun hal itu dibantah oleh kedua pihak.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.