Nelayan Ini Tirukan Pidato Ahok: Pilih yang Bagus dari Saya

Reporter

Editor

Suseno TNR

Terdakwa perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjalani sidang kedelapan di Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, 31 Januari 2017. Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi Ketua MUI Ma'ruf Amin. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Saksi fakta bernama Jaenudin alias Panel memberikan keterangan dalam persidangan dugaan penodaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Jaenudin mengatakan, dalam kunjungan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2016 lalu kebanyakan menyampaikan program kerja.

"Ada program bangun pasar sembako. Terus, ada budi daya ikan kerapu dengan pembagian 80-20 persen," ujar Jaenudin menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto, Selasa, 7 Februari 2017.

Jaenudin mengatakan, berada tidak jauh dari posisi Ahok berdiri, sekitar 4-5 meter. Menurut Jaenudin, saat itu tidak memperhatikan isi perkataan Ahok secara keseluruhan. Namun, ada hal yang paling diingat yaitu perkataan Ahok untuk tidak memilih dirinya saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

Baca: Polda Metro Kerahkan 2.500 Petugas di Sidang Ahok Hari Ini

"Saya ingat, ada kata-kata, 'kalau ada yang lebih bagus dari saya, pilih yang bagus dari saya'," ujar Jaenudin. Selebihnya, Jaenudin tidak ingat betul apa yang diucapkan Ahok saat berpidato. "Seingat saya, 'kalau ada yang lebih bagus dari saya, tidak usah pilih saya', itu yang saya dengar pasti."

Kalimat tersebut, merujuk kepada ajakan Ahok untuk tidak memilih dirinya apabila ada calon gubernur lain yang lebih baik dari Ahok. Hal tersebut diucapkan Ahok di tengah pidatonya di Kepulauan Seribu.

Baca: Kisruh Ma'ruf-Ahok Selesai, Gus Ipul Minta GP Ansor Tak Demo

Jaenudin mengatakan, dirinya tidak lulus sekolah dasar namun bisa membaca dan menulis dengan lancar. Untuk kasus dugaan penodaan agama denga tersangka Ahok, Jaenudin pernah dua kali diperiksa di kepolisian di Kepulauan Seribu.

Jaenudin merupakan seorang nelayan tangkap di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Pada saat kunjungan kerja Ahok, Jaenudin hadir sebagai undangan rapat dari perikanan untuk membahas budi daya ikan kerapu.

LARISSA HUDA

Simak: Tim Ahok Sebar Buku '7 Dalil Umat Islam Memilih Gubernur'






Banjir Jakarta, Sumur Resapan Anies Baswedan, dan Naturalisasi vs Normalisasi Ahok

1 jam lalu

Banjir Jakarta, Sumur Resapan Anies Baswedan, dan Naturalisasi vs Normalisasi Ahok

Anies Baswedan menyebutkan pembangunan sumur resapan merupakan salah satu upaya mengatasi banjir Jakarta pada beberapa lokasi cekungan.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

19 jam lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

1 hari lalu

Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

Buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 125 orang itu antara lain tuntutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur.


Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

4 hari lalu

Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

Warga kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota menagih janji Anies Baswedan yang mau mencabut Pergub Penggusuran


Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

4 hari lalu

Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berjanji bakal mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 alias Pergub Penggusuran


Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

5 hari lalu

Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

Roy Suryo ditahan 20 hari di Rutan Salemba setelah berkasnya selesai tahap II.


Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

6 hari lalu

Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

Kejaksaan Tinggi Jakarta menyatakan berkas kasus Roy Suryo sudah P21 atau lengkap. Hari ini tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan.


Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

7 hari lalu

Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

Gubernur DKI Anies Baswedan menilai membatasi pengendara motor lewat Jalan Sudirman-Thamrin tidak adil


Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

9 hari lalu

Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

Pantai Maju Jakarta di pulau reklamasi Ahok yang diubah Anies, prostitusi yang dilarang di Jakarta , dan kenangan BJ Habibie masuk Top 3 Metro.


Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

10 hari lalu

Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta untuk bermain layang-layang.