Ketua KPK Benarkan Ada OTT Petinggi Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Agus Rahardjo bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan seusai melakukan pertemuan di gedung KPK, Jakarta, 5 Desember 2016. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

    Ketua KPK Agus Rahardjo bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan seusai melakukan pertemuan di gedung KPK, Jakarta, 5 Desember 2016. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo membenarkan bahwa terdapat operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis, 26 Januari 2017. "Benar, ada OTT yang dilakukan KPK di Jakarta," kata Agus saat dihubungi Tempo, Kamis.

    Saat ini, menurut Agus, terdapat sejumlah pihak yang telah diamankan penyidik KPK. "Terkait dengan lembaga penegak hukum. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan hari ini," ucap Agus.

    Sebelumnya, KPK dikabarkan menangkap pejabat Mahkamah Konstitusi berinisial PA. Saat dikonfirmasi, Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat belum mengetahui ihwal penangkapan tersebut.

    Arief berujar, saat ini, para hakim MK sedang berada di Cisarua untuk mengadakan rapat kerja. "Saya belum dapat konfirmasi. Saya minta Sekjen MK untuk mencari informasi yang akurat," ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis.

    Arief menuturkan para hakim yang sedang raker di Cisarua itu pun diminta pulang ke MK. Pukul 13.00 nanti, ia berencana memberikan pernyataan terkait dengan kabar penangkapan itu. "Betul atau tidak betul, saya nanti akan kumpulkan (para hakim) di MK," ujarnya.

    Saat ditanyai soal keberadaan PA, Arief mengaku tidak tahu. Sepengetahuannya, PA hari ini mendapat undangan menjadi narasumber di salah satu sekolah tinggi di Depok. "Tidak semua hakim ikut raker, dan hari ini tidak ada jadwal sidang," katanya.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI | MAYA AYU PUSPITASARI

    Baca:
    Dengar Ada Anggota OTT KPK, Raker MK d Cisarua Bubar



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.