Ketua DPRD Halmahera Tengah Tersangka Perusakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • flicriver.com

    flicriver.com

    TEMPO.CO, Ternate - Kepolisian Daerah Maluku Utara meminta izin Gubernur Halmahera Tengah untuk memeriksa tersangka Rusmini Sadaralam, Ketua DPRD Halmahera Tengah. "Polisi sudah meminta izin tertulis kepada gubernur untuk memeriksa tersangka," kata Juru Bicara Ajun Komisaris Besar Hendrik Badar yang ditemui TEMPO, Senin, 16 Januari 2016.

    Rusmini menjadi tersangka pengrusakan fasilitas milik PT Fajar Bhakti Lintas Nusantara di Pulau Gebe sejak Kamis 14 Januari 2017. Penetapan status tersangka juga merupakan hasil pengembangan perkara.

    Perusakan fasilitas PT Fajar Bakti Lintas Nusantara bermula dari aksi protes ratusan masyarakat Pulau Gebe, Halmahera Tengah, 09 November 2017. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan sedikitnya 14 tersangka.

    baca:

    Ini Ucapan Panji Gumilang hingga Guru Al Zaytun Lapor Polisi

    Menurut Hendrik, Rusmini disangka dengan pasal berlapis. Selain tersangka perusakan, ia juga disangka melanggar pasal menghasut di depan umum dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. "Penyidik sudah memeriksa saksi lain. Kasus ini terus dikembangkan," ujar Hendrik.

    Kepada Tempo, Rusmini menyayangkan langkah polisi menetapkan dirinya sebagai tersangka tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu. Apalagi, kata dia, kasus itu sarat kepentingan politik. Ia juga membantah menghasut massa. "Tapi sebagai warga negara yang taat hukum saya hormati (penetapan polisi)," kata Rusmini.

    BUDHY NURGIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.