Istana Belum Ungkap Jadwal Pelantikan Kepala Staf TNI-AU

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara presiden, Johan Budi bersama Mensesneg Pratikno saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 15 Agustus 2016. Presiden Joko Widodo memberhentikan Menteri ESDM Archandra Tahar terkait kewarganegaraan ganda, yakni Indonesia dan Amerika Serikat. TEMPO/Subekti

    Juru bicara presiden, Johan Budi bersama Mensesneg Pratikno saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 15 Agustus 2016. Presiden Joko Widodo memberhentikan Menteri ESDM Archandra Tahar terkait kewarganegaraan ganda, yakni Indonesia dan Amerika Serikat. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga saat ini, Istana Kepresidenan belum memastikan kapan Presiden Joko Widodo akan melantik Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) terbaru. Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi Sapto Pribowo, mengaku belum ada kabar terbaru terkait hal tersebut.

    "Belum ada info soal pelantikan KSAU," ujar Johan Budi saat dihubungi Tempo via Whatsapp, Kamis, 12 Januari 2017.

    Baca:
    Panglima TNI Sodorkan 3 Calon KSAU Baru ke Jokowi 
    Isu Ditegur Jokowi di Rapat, Panglima Gatot: Itu Hoax 

    Johan juga mengaku belum mendengar kabar bahwa Marsekal Madya Hadi Tjahjanto yang kini menjabat Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan, telah terpilih sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU)menggantikan Marsekal Agus Supriatna yang pensiun. Ia pun meminta awak media menunggu kabar lebih lanjut.

    Sebelumnya, Ketua Komisi Pertahanan dan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat Abdul Kharis Almasyhari menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo akan melantik Hadi Tjahjanto pada Jumat, 13 Januari 2017. "Informasinya dia (Hadi) akan dilantik," kata Abdul, Rabu, 11 Januari 2017.

    Sebelumnya, Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan sudah mengajukan tiga nama pengganti Marsekal Agus Supriatna ke Presiden Joko Widodo. "Semuanya bintang tiga," katanya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 11 Januari 2016.

    Tiga nama yang diusulkan adalah Marsekal Madya Hadiyan Sumintaatmadja yang tengah menjabat Wakil KSAU, Marsdya Hadi Tjahjanto, dan Marsdya Bagus Puruhito yang kini menjabat Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional.

    Menurut Gatot, hasil rapat Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) TNI tak memberi pertimbangan khusus kepada salah satu calon. "Saya tidak memberikan (pendapat soal) potensi, itu hak prerogatif presiden. Saya mengajukan, silakan beliau yang memilih," ujarnya.

    ISTMAN MP

    Baca juga:
    Saber Pungli Juga Dirancang untuk Awasi Pemimpin Lembaga
    2 Pilot Susi Air Terindikasi Narkoba, Ini Kata Manajemen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.