Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gempa Aceh: Korban Bertambah, Total 101 Orang Meninggal

Editor

Bobby Chandra

image-gnews
Warga mencuci pakaiannya di pengairan sawah di kawasan Pulo Ulim, Pidie Jaya, Aceh, 10 Desember 2016. Terputusnya aliran listrik akibat gempa membuat air sumur tidak bisa digunakan sehingga warga memanfaatkan aliran sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Warga mencuci pakaiannya di pengairan sawah di kawasan Pulo Ulim, Pidie Jaya, Aceh, 10 Desember 2016. Terputusnya aliran listrik akibat gempa membuat air sumur tidak bisa digunakan sehingga warga memanfaatkan aliran sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menginjak hari keempat masa tanggap darurat gempa di Pidie Jaya, Aceh, Badan Nasional Penanggulangan Bencana menemukan satu lagi korban jiwa. Sehingga, total korban meninggal hingga pukul 10.00 WIB, hari ini, 10 Desember 2016, menjadi 101 orang.

Kepala Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban meninggal yang baru ditemukan itu teridentifikasi bernama Sahrul, 23 tahun. "Kalau kemarin 100, saat ini menjadi 101 karena ditemukan satu korban meninggal di Pidie kemarin," katanya di kantor BNPB, Sabtu, 10 Desember.

Sebelumnya, Sutopo Purwo Nugroho sempat menyatakan jumlah korban gempa Aceh adalah sebanyak 102 orang. Namun, ternyata ada kesamaan identitas sehingga total korban jiwa yang dinyatakan meninggal adalah 100 orang. (Baca: Gempa Aceh: Korban Meninggal Menjadi 102 Orang)

Sutopo mengatakan dari 101 korban meninggal, baru 92 mayat yang teridentifikasi. Dari total itu, 96 ditemukan di Pidie Jaya, dan 88 sudah teridentifikasi. Dua orang meninggal ditemukan di Bireun. Sedang tiga orang ditemukan di Pidie. "Kelimanya sudah teridentifikasi nama dan identitas korban," kata Sutopo.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain korban meninggal, korban terluka sampai hari ini 857 orang dengan 139 orang luka berat dan 718 luka ringan. Jumlah pengungsi bertambah. "Penambahan ini karena pendataannya lebih baik, dan pendataan masih terus dilakukan," katanya. Total pengungsi mencapai 45.329 jiwa dengan 43.613 jiwa di Pidie Jaya dan 1.716 di Bireun.

MAYA AYU PUSPITASARI

Keterangan:Berita ini sudah diperbarui di paragraf ketiga pada Sabtu, 10 Desember 2016, pukul 15.31.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Gempa Bumi Tektonik M5,0 di Laut Sulawesi Utara, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

3 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Bumi Tektonik M5,0 di Laut Sulawesi Utara, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

BMKG menyatakan ada gempa bumi tektonik di wilayah Pantai Barat Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Jumat, 14 Juni 2024, pukul 02.44.01 WIB.


MK Perintahkan Penghitungan Suara Ulang di Seluruh TPS Kecamatan Bandar Baru Pidie Jaya

9 hari lalu

Suasana sidang putusan dismissal terkait perkara sengketa Pileg 2024 hari ini di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa 21 Mei 2024. Setelah sidang pengucapan/ketetapan ini, setidaknya akan ada 90 perkara yang akan dilanjutkan ke tahap sidang pembuktian. TEMPO/Subekti.
MK Perintahkan Penghitungan Suara Ulang di Seluruh TPS Kecamatan Bandar Baru Pidie Jaya

Partai Nasdem sebelumnya melaporkan ke MK terkait penambahan suara pada Partai Aceh sebanyak 1.116 suara di Kecamatan Bandar Baru Dapil Pidie Jaya 3.


Gempa Dini Hari Goyang Sumedang Selatan, Sumber dari Sesar Lokal

11 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Dini Hari Goyang Sumedang Selatan, Sumber dari Sesar Lokal

Getaran gempa dirasakan di wilayah Sumedang bagian selatan dan Cimalaka.


Alumni ITB Ikut Rancang Sistem Pencegah Gedung Ambruk, Belajar dari Kasus Gempa dan Tsunami

13 hari lalu

Ilustrasi Bangunan Ambruk (Dok. Humas ITB)
Alumni ITB Ikut Rancang Sistem Pencegah Gedung Ambruk, Belajar dari Kasus Gempa dan Tsunami

Alumni ITB dan tim peneliti dari Spanyol mengembangkan sistem untuk meredam dampak keruntuhan total pada gedung.


Jawa Barat Diguncang 105 Kali Gempa Bumi pada Mei 2024, Mayoritas Gempa Dangkal di Laut

15 hari lalu

Tangkapan layar platform Ina-TEWS, BMKG, yang mencatat kejadian 200 kejadian bumi terakhir, per 1 Juni 2024. TEMPO/inatews.bmkg.go.id
Jawa Barat Diguncang 105 Kali Gempa Bumi pada Mei 2024, Mayoritas Gempa Dangkal di Laut

BMKG mencatat 105 kali gempa bumi di wilayah Jawa Barat pada Mei 2024. Kebanyakan bersumber di laut dan dangkal.


Morowali Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Tektonik Akibat Aktivitas Sesar Matano

17 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Morowali Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Tektonik Akibat Aktivitas Sesar Matano

Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas Sesar Matano di segmen Geresa.


Gempa Bumi Magnitudo 5,9 SR Guncang Aceh, Mengingatkan Trauma Gempa dan Tsunami Aceh 2004

18 hari lalu

Peta lokasi gempa di Simuelue, Aceh, 28 Mei 2024. BMKG
Gempa Bumi Magnitudo 5,9 SR Guncang Aceh, Mengingatkan Trauma Gempa dan Tsunami Aceh 2004

Gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang Aceh, mengingatkan trauma gempa dan tsunami Aceh 2004.


Gempa Susulan Bawean M4,1 Guncang Tuban, BMKG: Tercatat 699 Kali

18 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Susulan Bawean M4,1 Guncang Tuban, BMKG: Tercatat 699 Kali

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal.


Info Terbaru Gempa Dangkal M5,4 di Samudra Hindia Guncang Trenggalek

20 hari lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik mengguncang wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa, Trenggalek, Jawa Timur, pada hari Selasa, 28 Mei 2024, pukul 02.53.54 WIB. (BMKG)
Info Terbaru Gempa Dangkal M5,4 di Samudra Hindia Guncang Trenggalek

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan di luar zona subduksi.


BMKG: Gempa Bumi Bermagnitudo 3 Guncang Tasikmalaya dan Cianjur

23 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
BMKG: Gempa Bumi Bermagnitudo 3 Guncang Tasikmalaya dan Cianjur

BMKG menyatakan gempa bumi dengan magnitudo 3 mengguncang Cianjur dan Tasikmalaya, Jumat, 24 Mei 2024.