Beratribut Partai, Aksi #KitaIndonesia Dikritik Plt Gubernur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampak peserta aksi 412 di bawah jembatan Semanggi. TEMPO/Maria Fransisca

    Tampak peserta aksi 412 di bawah jembatan Semanggi. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, menyayangkan komitmen panitia parade kebudayaan #KitaIndonesia yang diwarnai atribut partai politik. Dia mengatakan aksi itu tidak sesuai dengan kesepakatan awal untuk menggelar parade kebudayaan. Atribut dan bendera Partai Golkar dan NasDem terlihat berkibar di sekitar wilayah Bundaran Hotel Indonesia.

    "Saya menyayangkan komitmen panitia yang tidak konsisten mengkoordinasikan ke bawahnya," kata Sumarsono saat dihubungi Tempo di Jakarta, Ahad, 4 Desember 2016.

    Sumarsono menyampaikan maaf karena keberadaan atribut partai politik masih terjadi dan di luar kendali Pemerintah DKI Jakarta. "Itu di luar kendali, karena secara formal mereka sepakat ini acara parade kebudayaan," kata Soni—sapaan akrabnya.

    Menurut Soni, semula acara ini seiring dengan keinginan pemerintah untuk mengembangkan budaya. Awalnya, kata dia, acara ini diharapkan dapat menghibur peserta hari bebas kendaraan bermotor. "Sama seperti apel Nusantara Bersatu. Kalau begini, kami sulit," ujar dia.

    Sementara itu, Sekretaris Aliansi Kebangsaan Indonesia, Zainudin Amali, tidak bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasinya mengenai komitmen panitia ke Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Sebelumnya, dia mengatakan aksi #KitaIndonesia merupakan aksi damai dan tidak bermuatan politik.

    Tujuan utamanya, menurut dia, menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh ribuan massa secara serempak. Tapi dalam gelaran ini tampak atribut dua partai yang mendominasi gelaran tersebut.

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.