Aksi 212, Menteri Tjahjo Keluarkan Imbauan untuk PNS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di kantornya di Jakarta, Senin 3 Oktober 2016. TEMPO/Arkhewis

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di kantornya di Jakarta, Senin 3 Oktober 2016. TEMPO/Arkhewis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengimbau pegawai negeri sipil (PNS) tetap melaksanakan tugas saat Aksi Bela Islam III diadakan.

    Kegiatan yang digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) itu rencananya diadakan pada 2 Desember mendatang.

    "PNS diharapkan bekerja dan tetap melayani masyarakat yang datang ke kantor pemerintah daerah," ujar Tjahjo lewat keterangan tertulis, Selasa, 29 November 2016.

    Keterangan Tjahjo tersebut dilengkapi dengan #IndonesiaBersatu.

    Pesan kepada PNS tersebut, menurut dia, sesuai dengan langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas situasi di semua daerah.

    Dia menyatakan aksi 2 Desember tak akan berbentuk unjuk rasa, tapi lebih kepada kegiatan keagamaan, yaitu doa bersama.

    "Doa bersama 212 nanti untuk keselamatan bangsa dan negara, demi terjaganya Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan kemajemukan di Indonesia," tutur Tjahjo.

    Menurut dia, masyarakat di daerah tak perlu datang ke DKI untuk ikut aksi tersebut. "Cukup ikut mendoakan dari daerah masing-masing."

    Adapun GNPF-MUI telah menyusun kesepakatan dengan polisi pada Senin lalu. Kesepakatan utama adalah terkait dengan pelaksanaan aksi yang akan digelar di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dan waktunya pukul 08.00-14.00 WIB.

    YOHANES PASKALIS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?